Scroll untuk baca artikel
Ekonomi & Bisnis

Terbaru! Pencairan Bansos Tahap 1 2026 Hampir 90%, PKH dan BPNT Nyaris Rampung

161
×

Terbaru! Pencairan Bansos Tahap 1 2026 Hampir 90%, PKH dan BPNT Nyaris Rampung

Sebarkan artikel ini
Pencairan bansos tahap 1 2026 di bank Himbara untuk PKH dan BPNT

BOGOR, Kobra Post Online – Pencairan bansos tahap 1 2026 menunjukkan progres signifikan hingga akhir Februari. Pemerintah memastikan penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sudah mencapai lebih dari 85 persen secara nasional.

Update pencairan bansos tahap 1 2026 ini menjadi kabar baik bagi jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang menantikan pencairan bantuan sosial awal tahun.

Berdasarkan data resmi dari Kementerian Sosial Republik Indonesia, realisasi penyaluran bantuan sosial terus dipercepat menjelang bulan Ramadhan 2026.

Untuk Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan telah diterima sekitar 8,9 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) atau setara 89,4 persen dari target 10 juta KPM.

PKH merupakan bantuan bersyarat yang menyasar keluarga miskin dengan komponen Ibu hamil, balita, anak sekolah, lansia, penyandang disabilitas.

Pencairan PKH tahap 1 2026 dilakukan secara non-tunai melalui bank Himbara agar lebih transparan dan tepat sasaran.

Sementara itu, program BPNT atau bantuan sembako telah menjangkau lebih dari 15 juta KPM atau sekitar 86,9 persen dari total target 18,25 juta KPM.

Penyaluran dilakukan melalui jaringan perbankan Himbara: Bank Rakyat Indonesia, Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia, Bank Syariah Indonesia.

Dana disalurkan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan dapat digunakan untuk membeli kebutuhan pokok di e-warong atau agen resmi.

3 Juta KPM Baru Masih Diproses

Selain penerima reguler, terdapat sekitar 3 juta KPM baru hasil pemutakhiran data terbaru. Rinciannya sekitar 1 juta penerima PKH baru dan 2 juta penerima BPNT baru.

Kendala utama yang menyebabkan bantuan belum cair adalah sebagian besar penerima baru belum memiliki rekening bank.

Karena itu, pemerintah melakukan proses Buka Rekening Kolektif (Burekol). Proses administrasi ini diperkirakan memakan waktu antara satu hingga dua bulan sebelum dana dapat ditransfer.

Artinya, pencairan untuk KPM baru kemungkinan terealisasi setelah proses pembukaan rekening selesai.

Bantuan Ramadhan 2026 untuk penerima pencairan bansos tahap 1 2026

Selain pencairan bansos tahap 1 2026, pemerintah juga menyiapkan bantuan tambahan menjelang Ramadhan dan Idul Fitri.

Bantuan ini menyasar masyarakat kategori Desil 1 hingga Desil 4 dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Bentuk bantuan yang disiapkan beras 20 kilogram (alokasi dua bulan), minyak goreng 4 liter.

Program ini ditargetkan menjangkau sekitar 35 juta keluarga penerima manfaat, sehingga cakupannya lebih luas dibandingkan PKH dan BPNT reguler.

Langkah ini bertujuan menjaga daya beli masyarakat saat kebutuhan bahan pokok meningkat menjelang puasa dan Lebaran.

Cara Cek Status Pencairan Bansos Tahap 1 2026

Cara cek pencairan bansos tahap 1 2026 di website resmi Kemensos

Masyarakat dapat mengecek status penerima bansos secara online melalui laman resmi: https://cekbansos.kemensos.go.id

Langkah-langkahnya:

  • Pilih wilayah (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa)
  • Masukkan nama lengkap sesuai KTP
  • Input Nomor Induk Kependudukan (NIK)
  • Isi kode captcha
  • Klik “Cari Data”

Jika terdaftar sebagai penerima, sistem akan menampilkan jenis bantuan yang diterima.

Pencairan bansos tahap 1 2026 hampir rampung dengan realisasi di atas 85 persen untuk PKH dan BPNT. Meski demikian, sekitar 3 juta KPM baru masih dalam proses administrasi pembukaan rekening.

Di sisi lain, bantuan tambahan Ramadhan berupa 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng disiapkan untuk 35 juta keluarga guna menjaga stabilitas ekonomi masyarakat.

Masyarakat diimbau untuk rutin mengecek status melalui situs resmi dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi.

Baca juga: Cara Cek Penerima Bantuan Sosial Menggunakan NIK KTP Secara Online

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *