BOGOR, Kobra Post Online – Sebanyak 43.353 warga di Kota Bogor akan menerima manfaat Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp300 ribu dari pemerintah pusat.
BLT ini diberikan sebagai kompensasi dari naiknya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) pada Sabtu (3/9/22) lalu. BLT akan disalurkan Kementerian Sosial (Kemensos) melalui kantor pos dan dicairkan sekaligus dua bulan.
“BLT ini akan kami awasi mekanisme penyalurannya, berkoordinasi juga dengan kantor pos, camat, lurah untuk memonitor ini,” tegas Wali Kota Bogor, Bima Arya usai konferensi pers di Teras Balai Kota Bogor, Senin (5/9) lalu.
Hal lain, sambung Bima, yang diminta oleh Kemendagri kepada Pemda yakni, pertama alokasi Biaya Tidak Terduga (BTT) bisa digunakan untuk bansos yang mana Pemkot Bogor akan merumuskan besaran dan target penerimanya.
Kedua, ada kewajiban pemda untuk mengalokasikan dua persen dari Dana Transfer Umum (DAU) yang juga digunakan untuk bantuan sosial di bidang transportasi dan UMKM.
“Kalau di Kota Bogor akan dialokasikan Rp4,6 Miliar. Angka ini sesuai dengan perhitungan dua persen dari DAU di sisa tiga bulan terakhir. Kami akan arahkan ini untuk pengemudi angkot, ojol dan UMKM,” tuturnya.












