Scroll untuk baca artikel
Pemerintahan

Warga Bogor Sambut Hadirnya TransJabodetabek

468
×

Warga Bogor Sambut Hadirnya TransJabodetabek

Sebarkan artikel ini
Warga Bogor Sambut Hadirnya TransJabodetabek
Dedie Rachim bersama Kadishub Kota Bogor mencoba bus Transjabotabek

BOGOR, Kobra Post Online – Hadirnya angkutan umum TransJabodetabek jurusan Bogor-Blok M disambut positif oleh masyarakat di Kota Bogor

Sejak Kamis (5/6) pagi pukul 08.00 WIB terlihat sejumlah masyarakat berdatangan untuk mengakses layanan TransJabodetabek. 

Moda transportasi ini diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Jakarta melalui TransJakarta bekerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim mengatakan, dengan hadirnya TransJabodetabek ini merupakan salah satu alternatif transportasi umum sebagai upaya dalam menurunkan tingkat emisi gas buang.

“Kalau pakai kendaraan roda dua sendiri, roda empat sendiri, semuanya masing-masing mengeluarkan polusi. Cuaca, udara, kualitasnya akan semakin menurun,” ucapnya.

Warga Bogor Sambut Hadirnya TransJabodetabek
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim saat memberikan keterangan pers.

Namun, jika masyarakat Kota Bogor maupun Jakarta bersatu melalui gerakan kolektif bersama-sama menggunakan transportasi publik, maka akan ikut andil dalam upaya menurunkan tingkat polusi udara, sehingga kualitas udara semakin meningkat dengan baik.

“Jadi mari beralih ke kendaraan umum, angkutan umum. Di Bogor ada BisKita, lalu Jabodetabek ada TransJabodetabek yang diselenggarakan oleh TransJakarta,” ucapnya.

Baca juga: TransJabodetabek Bogor-Jakarta Resmi Beroperasi, Tarif Cuma Rp3.500

Sementara itu, warga Bogor Utara, Sukma mengaku sangat terbantu dengan hadirnya layanan Transjabodetabek Bogor-Blok M. Dirinya mengetahui ada bus Transjabotabek di TikTok, dan hari ini sudah diluncurkan.

“Aku mau coba naik bus ini ke Jakarta,” ucap Sukma di Halte Bus Cidangiang Baranangsiang.

Menurutnya, kehadiran Transjabodetabek ini dapat membantu mobilitas masyarakat dan meningkatkan kunjungan wisata, baik dari Bogor ke Jakarta, maupun sebaliknya.

Hal yang sama juga disampaikan Arman, warga Bogor Barat yang biasa menggunakan kendaraan pribadi.

Menurutnya dengan adanya konektivitas Bogor-Jakarta yang didukung juga dengan konektivitas transportasi di dalam kota, tentu hal ini dapat menekan biaya pengeluaran kendaraan pribadi.

“Saya biasa pakai mobil, atau kalau mau santai saya minta antar sampai Stasiun Cilebut terus naik KRL. Tapi kalau ini saya bisa naik BisKita, terus ke Jakartanya naik Transjabodetabek. Nggak sampai Rp10.000 dari rumah sampai Jakarta,” ucapnya.

Ia menambahkan, jika menggunakan kendaraan pribadi harus mengeluarkan uang lebih dari 100 ribu untuk bensin dan biaya tol. Meski demikian, ia berharap transportasi di Kota Bogor lebih luas.

“Harapannya untuk di Kota Bogor, jangkauan BisKita ditambah unitnya. Terus untuk Transjabodetabek juga ditambah lagi jurusan lain,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *