BOGOR, Kobra Post Online – Kondisi ruang guru Sekolah Dasar Negeri (SDN) Bantarkambing 01, Kecamatan Rancabungur, saat ini memerlukan perhatian Pemerintah Kabupaten Bogor. Pasalnya ruangan tersebut merupakan bangunan tua dan belum tersentuh bantuan, baik rehabilitasi maupun revitalisasi.
Kepala SDN Bantarkambing 01, Eti Widiastuti menyampaikan bahwa bangunan tersebut sebelumnya digunakan sebagai rumah penjaga sekolah. Namun, sudah sejak lama dialihfungsikan menjadi ruang guru.
“Jadi ruang guru SDN Bantarkambing 01 ini sudah tidak layak, terlihat kayu-kayu mulai lapuk, plafon juga mulai berjatuhan, tetapi kami menambal dengan seadanya. Selain itu, atap juga masih menggunakan asbes. Saya berharap ruangan tersebut dapat perhatian dari pemerintah,” kata Eti kepada Kobra Post Online di ruang kerjanya, Rabu (4/2).

Baca juga: SDN Bantarkambing 01 Gelar Persari Siaga: Latih Tanggung Jawab, Mandiri, dan Kreatif Lewat Pramuka
Eti mengungkapkan bahwa meski berada dalam kurang memadai, aktivitas para guru tetap berjalan dengan penuh semangat dan tanggung jawab. Setiap hari mereka memanfaatkan ruang tersebut untuk menyusun administrasi pembelajaran, melakukan koordinasi, dan menyiapkan bahan ajar bagi peserta didik.
“Namun luas ruang tidak sebanding dengan banyaknya guru dan tenaga teknis. Kami sudah berupaya membongkar sekat untuk mencukupi tempat guru. Karena di kami ada 25 guru dan lima tenaga teknis, maka kami membutuhkan ruang yang luas,” ungkapnya.
Baca juga: Bahaya bagi Pengendara, DPRD Bogor Turun Langsung Cek Jalan Rusak Ciherang–Ciapus
Selain ruang guru, Eti juga mengeluhkan kurangnya ruang kelas, serta rusaknya unit kesehatan sekolah (UKS) dan perpustakaan. “Rombongan belajar di sekolah kami ada 20 rombel, jadi kami masih membutuhkan ruang kelas baru. Sedangkan UKS dan perpustakaan kondisinya rusak berat,” ucapnya.
Melalui berita ini, SDN Bantarkambing 01 berharap adanya dukungan dan perhatian dari Pemerintah Kabupaten Bogor serta pihak terkait lainnya agar ruang guru dapat segera direhabilitasi.









