Scroll untuk baca artikel
Info Bogor

Museum Pajajaran Kota Bogor Bakal Jadi Magnet Pariwisata

383
×

Museum Pajajaran Kota Bogor Bakal Jadi Magnet Pariwisata

Sebarkan artikel ini
museum
Komisi IV DPRD sidak ke lokasi proyek pembangunan Museum Pajajaran Kota Bogor.

BOGOR, Kobra Post Online – Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor Akhmad Saeful Bakhri mengingatkan bahwa pembangunan Museum Pajajaran Kota Bogor yang yang berlokasi di Batu Tulis, Bogor Selatan harus memberikan manfaat untuk kemajuan pariwisata di Kota Bogor.

Menurutnya, dengan berdirinya Museum Pajajaran Kota Bogor, maka magnet pariwisata di Kota Bogor akan bertambah.

“Pembangunannya kami harapkan bisa selesai tahun ini, karena ini adalah program Riparda yang tentunya bisa dioptimalkan untuk menjadi magnet pariwisata Kota Bogor dalam peningkatan objek pariwisata,” katanya saat inspeksi mendadak (Sidak) ke lokasi proyek pembangunan Museum Pajajaran Kota Bogor, Senin (25/9) kemarin.

Sidak ini dilakukan untuk mengecek progres pembangunan yang menelan anggaran Rp 14,9 miliar.

museum.
Baca juga: Bahas Pembangunan Museum Pajajaran, Komisi IV DPRD Kota Bogor Undang Disparbud

Akhmad Saeful Bakhri juga menegaskan, serapan tenaga kerja di lokasi pembangunan harus maksimal. Di mana masyarakat yang berada di sekitaran lokasi mendapatkan manfaat dan dipekerjakan.

“Masyarakat sekitar tentunya harus dilibatkan dalam proyek ini, agar ada manfaatnya dan bisa menyerap tenaga kerja,” tegasnya.

Pria yang akrab disapa Gus M ini berharap pengerjaan bisa selesai tepat waktu. Sebab berdasarkan pemaparan yang dilakukan oleh pihak kontraktor, saat ini progres sudah menyentuh angka 27 persen dengan deviasi positif 4,9 persen.

“Kami apresiasi kepada dinas serta pelaksana yang terus melakukan pengawasan dan mengejar tenggat waktu yang sudah dijadwalkan,” ujarnya.

museum
Baca juga: Museum Kepresidenan RI Balai Kirti Diperkenalkan di SDN Balumbang Jaya 3

Pada kesempatan itu, Gus M pun meminta penjelasan perihal bongkaran bangunan lama yaitu SD Batutulis. Ia mengingatkan kepada dinas terkait agar semua proses dan tahapan sesuai peraturan yang berlaku.

“Setiap proses harus ditempuh sampai tahap pelelangan di KPKNL dan kita pastikan semua transparan serta anggaran masuk ke kas daerah,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *