Menag Jenguk Korban Ambruk Majelis Taklim di Rumah Sakit

Menag Jenguk Korban Ambruk Majelis Taklim di Rumah Sakit

BOGOR, Kobra Post Online – Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar mengunjungi beberapa rumah sakit yang merawat korban ambruknya bangunan majelis taklim di Sukamakmur Kecamatan Ciomas Kabupaten Bogor yang terjadi pada Minggu (7/9) pagi.

Salah satu rumah sakit yang dikunjungi yaitu RSUD Kota Bogor. Menag menyampaikan rasa duka mendalam sekaligus keprihatinan atas musibah yang menimpa jamaah majelis taklim tersebut.

Ia menegaskan bahwa Kementerian Agama akan segera berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), untuk membantu renovasi bangunan majlis Taklim yang rusak akibat insiden tersebut.

“Ini adalah musibah. Kami akan segera melakukan koordinasi dengan pihak terkait seperti Baznas dan Kementerian Agama agar bisa membantu merenovasi bangunan yang rusak. Kami juga turut menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas kejadian ini,” ujarnya.

Nasaruddin mengajak seluruh masyarakat untuk mengambil hikmah dari peristiwa tragis tersebut. Dia berharap para korban yang meninggal dunia mendapat tempat mulia di sisi Allah SWT, sementara yang mengalami luka-luka segera diberikan kesembuhan.

“Kita doakan bersama, semoga yang meninggal dunia mendapatkan derajat syahid, karena wafat ketika sedang memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Sedangkan yang luka-luka, semoga lekas diberikan kesembuhan. Ini takdir dan kehendak Allah SWT. Kita juga harus mengambil pelajaran agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” ujarnya.

Baca juga: Jaro Ade Pastikan Korban Ambruk Majelis Taklim  Biaya Rumah Sakit Ditanggung Pemerintah

Dalam kunjungan itu, Menag menyempatkan diri bertemu dengan keluarga korban, termasuk anak-anak yang juga menjadi korban dalam musibah tersebut.

Menag Jenguk Korban Ambruk Majelis Taklim di Rumah Sakit

Ia menekankan pentingnya solidaritas dan doa bersama untuk menguatkan para korban serta keluarganya.

“Hari ini kami bisa mengunjungi para korban, baik orang tua maupun anak-anak. Mari kita doakan bersama untuk semuanya. Peristiwa ini terjadi ketika umat sedang merayakan kelahiran Nabi Muhammad SAW, sebuah momen mulia yang diliputi kerinduan kepada Baginda Nabi,” tambahnya.

Sementara itu pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab ambruknya bangunan majelis taklim tersebut.

Pemerintah memastikan akan memberikan perhatian penuh agar para korban mendapat penanganan terbaik serta agar fasilitas keagamaan di masyarakat dapat lebih terjamin keamanannya ke depan.

Penulis: Sally S. SamanthaEditor: Iyan Sopiyan