Scroll untuk baca artikel
Opini

Media Sosial dan Hasutan Politik

165
×

Media Sosial dan Hasutan Politik

Sebarkan artikel ini
Media Sosial dan Hasutan Politik 1

Kobra Post Online – Saat ini, masyarakat perlu diingatkan agar memanfaatkan media sosial secara positif dan tidak mudah termakan hasutan terutama menghadapi tahun politik seperti sekarang ini. Hasutan melalui media sosial saat ini banyak menimbulkan keresahan di masyarakat.

Sebaiknya masyarakat menggunakan media sosial untuk hal-hal yang sifatnya edukatif. Hasutan di media sosial yang sifatnya memecah belah sudah harus dihindari karena sangat meresahkan.

Pengguna media sosial harus bijak dan cerdas dalam memanfaatkan media sosial. Sudah saatnya pengguna media sosial melakukan gerakan moral untuk menyadarkan masyarakat menggunakan media sosial untuk hal-hal yang positif dan mengajak masyarakat untuk memahami bahaya penyebaran berita bohong dari sisi hukum, agama, kesusilaan dan kesopanan.

Dari sisi hukum, Indonesia sudah punya KUHP tentang fitnah dan hasut serta UU ITE Pasal 28 tentang penyebar berita bohong yang menyesatkan.

Tidak bisa dipungkiri, hasutan di media sosial menyebar karena banyaknya akun anonim. Tentu saja hal ini juga disebabkan oleh ketidaktegasan pemerintah terhadap operator yang menjual kartu perdana tanpa identitas yang jelas. Selain itu, pemerintah juga tidak berani menekan penyedia media sosial untuk serius menangani konten menyesatkan.

Peran Kementerian Pendidikan dan Kementerian Agama memegang peranan yang sangat krusial karena memiliki jaringan yang sangat luas ke sekolah dan madrasah. Kementerian Pendidikan dan Kementerian Agama dapat memasukkan konten-konten yang positif melalui kurikulum pendidikan.

Masyarakat yang cerdas tidak akan men-share berita atau informasi tanpa tahu berita itu benar atau tidak. Masyarakat yang cerdas akan memilah dan memilih mana berita benar, mana berita yang tidak benar sehingga terhindar dari menghasut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *