Kemendes PDTT Akan Revitalisasi Kawasan Transmigrasi

oleh -571 views
Kemendes PDTT

JAKARTA, Kobra Post Online – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) hingga tahun 2024 akan revitalisasi kawasan transmigrasi.

Program tersebut sudah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.

“Kemendes PDTT akan melakukan pembenahan atau revitalisasi kawasan transmigrasi yang tersebar di 152 wilayah. Kita akan melakukan perbaikan infrastruktur, ekonomi, pengembangan sosial budaya transmigrasi pada kawasan eksisting. Tidak ada lagi penambahan kawasan baru,” kata Menteri Desa PDTT, Abdul Halim Iskandar pada acara Forum Komunikasi Transmigrasi (Forkasi) Regional II tahun 2021 di Jakarat, Kamis (27/05/2021).

Menurut Gus Menteri (panggilan akrab Abdul Halim), jika pada kemudian hari masih ada penempatan, hal itu dalam rangka pemenuhan kuota yang sudah ada. Ada sekitar 3.000 catu yang di kelola dan terus berjalan hingga 2024.

“Prinsipnya, itu bukan penambahan kawasan transmigrasi baru. Ini betul-betul saya tekankan agar pertumbuhan dan pemerataan dapat tercapai terlebih dahulu,” ujarnya.

Gus Menteri berharap transmigrasi betul-betul menjadi penopang pertumbuhan dan pemerataan ekonomi. Yang tentunya juga dapat mewujudkan peningkatan sumber daya manusia.

“Saya berharap kita fokus pada hal itu supaya revitalisasi terkait dengan berbagai permasalahan yang ada di kawasan transmigrasi bisa terselesaikan,” paparnya.

Baca juga : Sektor Industri Farmasi Jadi Program Prioritas Making Indonesia 4.0

Untuk diketahui, kegiatan Forkasi bertujuan untuk mengkoordinasikan penyelenggaraan transmigrasi antara Pemerintah Pusat dengan Provinsi dan Kabupaten.

Kegiatan tersebut diikuti oleh Kepala Daerah Provinsi, Kabupaten/Kota, Satuan Kerja Pemerintah Daerah yang membidangi ketransmigrasian. Narasumber yang berasal dari Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Keuangan, Kementerian PU/PR, Kementerian Pertanian, dan Penandatanganan Kesepakatan Bersama oleh Kepala Daerah, Perwakilan Akademisi yang tergabung dalam Pertides dan kelompok masyarakat.

Adapun keberhasilan dari Forkasi ini, yaitu terwujudnya 1.529 desa definitif, 454 ibu kota kecamatan, 114 ibu kota kabupaten. Serta 2 ibu kota provinsi, yaitu Provinsi Sulawesi Barat yang ibu kotanya adalah Kota Mamuju dan Provinsi Kalimantan Utara yang ibu kotanya adalah Tanjung Selor.

Reporter          : Andi S.

Editor              : Rangga A.

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *