DPMPTSP Kabupaten Bogor Gelar Safari LKPM

oleh -1.372 views
DPMPTSP Kabupaten Bogor Gelar Safari LKPM
Foto bersama jajaran DPMPTSP bersama para pelaku usaha di depan Wisma Utama UBP Emas Pongkor, PT Antam Tbk. (Foto : Andres)

BOGOR, Kobrapostonline.com – DPMPTSP Kabupaten Bogor gelar Safari LKPM yang berlangsung di Wisma Utama UBP Antam Pongkor, Kamis (30/01/2020). Kegiatan tersebut merupakan terobosan guna mencari dan mengumpulkan data perkembangan penanaman modal bagi perusahaan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Program yang mengarah kepada partisipasi perusahaan dalam melaksanakan pelaporan kegiatan penanaman modal ini, merupakan bentuk ajakan agar pengusaha selalu melaporkan perkembangan penanaman modalnya. Sekaligus merupakan media konsultasi bila ada masalah serta hambatan pada perusahaan tersebut.

Demikian dikatakan Kepala Bidang (Kabid) Data dan Pengendalian Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bogor, Ir. Sussy Rahayu Agustini saat ditemui Kobrapostonline usai kegiatan Safari LKPM (Laporan Kegiatan Penanaman Modal).

Menurut Sussy, setiap penanam modal berkewajiban membuat laporan tentang kegiatan penanaman modal, sesuai Peraturan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Nomor 7 Tahun 2018. Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM), adalah laporan secara berkala mengenai perkembangan kegiatan perusahaan dan kendala yang dihadapi penanam modal.

“LKPM itu merupakan salah satu item kewajiban dari pada penanaman modal untuk menyampaikan laporan. Kalau tahun lalu hanya yang memiliki Nomor Induk Usaha, tahun ini semua pengusaha yang berusaha disuatu wilayah wajib untuk melaporkan LKPM-nya,” ujarnya.

Kegiatan Sosialisasi ini, lanjutnya, diikuti sedikitnya 30 pelaku usaha lokal. Safari LKPM ini digelar sebagai sarana konsultasi. Himbauan juga telah dilakukan agar pengusaha dapat memanfaatkan LKPM yang ada di Kabupaten Bogor. 

“Manfaat LKPM bagi pemerintah yaitu untuk memotret investasi dan produksi di wilayah kita mengenai potensi, hambatan dan kebijakan apa yang harus di ambil oleh pemerintah. Sedangkan bagi pelaku usaha, LKPM merupakan kewajiban sekaligus merupakan media penyampaian permasalahan serta sebagai bukti kontribusi dalam pertumbuhan ekonomi,” tandasnya.

Baca juga : Warga Kampung Cikesal Sukajaya Gotong Royong Bangun Huntara

Ditempat yang sama Fauzan, salah satu pengusaha lokal mitra Antam dari PT. GS yang bergerak di bidang Jasa Kontruksi, Chanel Supplier dan Outsourcing ini menyambut baik kegiatan Safari LKPM yang diikutinya.

“Allhamdulilah bagus, LKPM ini memberikan informasi laporan bagi kami sebagai pelaku usaha untuk melaporkan investasi kami yang memang gunanya banyak sekali,” ungkapnya.

Reporter : Andres

Editor : Rangga A.

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *