Scroll untuk baca artikel
Ekonomi & Bisnis

Sentra Kuliner Pasar Jambu Dua Resmi Dibuka, 184 Tenant Siap Dorong UMKM Bogor

×

Sentra Kuliner Pasar Jambu Dua Resmi Dibuka, 184 Tenant Siap Dorong UMKM Bogor

Sebarkan artikel ini
Sentra Kuliner Pasar Jambu Dua dengan 184 tenant di Kota Bogor
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim saat meresmikan Sentra Kuliner Pasar Jambu Dua, Kamis (17/9/2026).

BOGOR, Kobra Post Online — Sentra Kuliner Pasar Jambu Dua Kota Bogor resmi dibuka pada Kamis (17/9/2026). Pusat kuliner tersebut memiliki 184 tenant yang diharapkan menjadi wadah bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mengembangkan usahanya.

Peresmian Sentra Kuliner Pasar Jambu Dua dilakukan langsung oleh Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim. Menurutnya, kehadiran kawasan kuliner tersebut menjadi salah satu upaya menyediakan ruang usaha yang dapat mendorong pertumbuhan UMKM di Kota Bogor.

“Akhirnya buah kesabaran ini dapat kita nikmati bersama. Ada 184 tenant, insyaallah pusat kuliner Pasar Jambu Dua menjadi pusat kuliner terbesar, tidak hanya di Kota Bogor, tapi juga di Indonesia,” kata Dedie Rachim, Kamis (17/9/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Dedie juga berdialog dengan sejumlah pedagang yang menempati tenant di Sentra Kuliner Pasar Jambu Dua.

Para pedagang menyampaikan apresiasi atas dibukanya kawasan tersebut. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah harga sewa yang masih mendapatkan masa promosi.

Dedie berharap pengelola terus memberikan dukungan dan insentif sebagai stimulus bagi para pedagang. Dengan demikian, pelaku UMKM dapat mengembangkan usaha sekaligus menghadirkan lebih banyak pilihan kuliner bagi masyarakat.

“PR-nya adalah bagaimana kita meramaikan tempat ini, tidak hanya pada akhir pekan, tetapi juga pada hari-hari biasa. Yang paling penting menjaga kebersamaan dan kekompakan. Jangan sampai ada pedagang yang maju sendiri dan menang sendiri,” ujarnya.

Dedie Ingatkan Pedagang Tidak Berjualan di Trotoar

Sentra Kuliner Pasar Jambu Dua dengan 184 tenant di Kota Bogor

Selain mendorong perkembangan UMKM, Dedie Rachim meminta para pedagang untuk tidak kembali berjualan di pinggir jalan maupun trotoar.

Menurutnya, aktivitas perdagangan perlu dilakukan di dalam kawasan pasar agar ketertiban, kebersihan, keamanan, dan kenyamanan lingkungan Kota Bogor tetap terjaga.

“Tidak usah berjualan di pinggir jalan dan trotoar agar Kota Bogor menjadi bersih, aman, dan nyaman sesuai dengan gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) seperti pesan Bapak Presiden. Semua berniaga di dalam pasar,” kata Dedie Rachim.

Sementara itu, Direktur Utama Perumda Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor, Jenal Abidin, mengatakan peresmian Sentra Kuliner Pasar Jambu Dua menjadi momentum yang patut disyukuri.

Ia berharap kawasan tersebut dapat menjadi wadah bagi pelaku UMKM Kota Bogor untuk tumbuh sekaligus mengembangkan kegiatan usaha di kawasan Pasar Jambu Dua.

“Kita sama-sama mencari nafkah dalam rangka mengembangkan dan memajukan UMKM maupun Pasar Jambu Dua,” ujar Jenal.

Kunjungan Sentra Kuliner Pasar Jambu Dua Capai 1.800 Orang per Hari

Direktur Utama PT Bogor Artha Makmur, HM Ages, mengatakan kawasan kuliner Pasar Jambu Dua diharapkan menjadi rumah sekaligus wadah bagi pelaku UMKM di Kota Bogor.

Ia menyebut pihaknya memberikan kemudahan bagi pelaku UMKM dengan tidak menaikkan harga sewa sejak kawasan kuliner tersebut dibuka.

Selain itu, jumlah kunjungan ke kawasan kuliner Pasar Jambu Dua disebut terus meningkat. Rata-rata kunjungan saat ini mencapai sekitar 1.800 orang per hari.

“UMKM di Kota Bogor tumbuh pesat, namun harus ada tempat untuk menampungnya dan Pasar Jambu Dua adalah tempatnya. Harapannya UMKM Pasar Jambu Dua berkembang dan maju,” kata HM Ages.

Dengan hadirnya 184 tenant, Sentra Kuliner Pasar Jambu Dua diharapkan dapat menjadi salah satu pusat aktivitas kuliner sekaligus ruang usaha bagi pelaku UMKM di Kota Bogor.

Penulis: Iful SaepullohEditor: Rangga A.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *