Scroll untuk baca artikel
Pemerintahan

Desa Rancabungur Cup I Resmi Digelar, Enam RW Adu Strategi di Turnamen Bulu Tangkis HUT RI ke-81

×

Desa Rancabungur Cup I Resmi Digelar, Enam RW Adu Strategi di Turnamen Bulu Tangkis HUT RI ke-81

Sebarkan artikel ini
Desa Rancabungur Cup.
Kepala Desa Rancabungur, Saepudin, membuka secara langsung Turnamen Bulu Tangkis Desa Rancabungur Cup I. (Foto: Dok. Juna).

BOGOR, Kobra Post Online – Turnamen Desa Rancabungur Cup I resmi bergulir di GOR Bulu Tangkis Artalita, Desa Rancabungur, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor. Kompetisi bulu tangkis perdana ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia tingkat Desa Rancabungur.

Bukan sekadar pertandingan olahraga, turnamen tersebut menjadi wadah bagi warga untuk menyalurkan hobi sekaligus mempererat silaturahmi antar-RW.

Sebanyak enam RW ambil bagian dalam Desa Rancabungur Cup I. Masing-masing RW mengirimkan tiga pasangan pemain untuk bersaing memperebutkan kemenangan dalam kompetisi yang mendapat sambutan positif dari masyarakat.

Kepala Desa Rancabungur, Saepudin, mengatakan penyelenggaraan turnamen tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah desa terhadap minat masyarakat terhadap olahraga bulu tangkis.

“Ini turnamen bulu tangkis pertama Desa Rancabungur Cup ke-1. Alhamdulillah, antusias warga masyarakat cukup banyak dan dihadiri oleh enam RW,” ujar Saepudin kepada Kobra Post Online, Sabtu (15/8) malam.

Adapun enam RW yang mengikuti turnamen yakni RW 04, RW 05, RW 07, RW 08, RW 09, dan RW 11.

Pada pertandingan pembukaan, RW 11 berhadapan dengan RW 09. Sementara laga berikutnya mempertemukan RW 04 dengan RW 07.

Desa Rancabungur Cup.
Baca juga: Pemdes Rancabungur Bersama Kecamatan Percantik Perbatasan Ciampea, Cat Pagar Merah Putih Sambut HUT RI ke-81

Jadwal Pertandingan Disesuaikan dengan Aktivitas Warga

Menurut Saepudin, pemilihan jadwal pertandingan mempertimbangkan aktivitas para peserta yang sebagian besar merupakan pekerja dan pegawai.

Karena itu, pertandingan dijadwalkan berlangsung pada malam Minggu dan malam Senin, sehingga para pemain dapat mengikuti kompetisi tanpa terlalu mengganggu aktivitas pekerjaan mereka.

Konsep tersebut sekaligus menjadi upaya pemerintah desa agar kegiatan olahraga dapat diikuti secara lebih maksimal oleh masyarakat.

Berawal dari Aspirasi Penggemar Bulu Tangkis

Saepudin mengungkapkan, ide penyelenggaraan Desa Rancabungur Cup berawal dari aspirasi warga yang memiliki hobi dan ketertarikan terhadap olahraga bulu tangkis.

Masukan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan membentuk wadah dan kepanitiaan turnamen sebagai bagian dari rangkaian kegiatan HUT ke-81 RI tingkat Desa Rancabungur.

“Ini awalnya dari masukan-masukan warga yang memang hobi di bidang olahraga bulu tangkis. Kemudian kita buatkan wadah dan kepanitiaan dalam rangka HUT RI ke-81 tingkat Desa Rancabungur,” jelasnya.

Menurutnya, kegiatan seperti ini memiliki nilai positif karena mampu mempertemukan masyarakat dari berbagai wilayah dalam suasana kompetisi yang sehat.

Desa Rancabungur Cup
Baca juga: Camat Rancabungur Klarifikasi Video Viral Imbauan Bendera Merah Putih: Sosok yang Intimidasi Bukan Pegawai Kecamatan

Warga yang Tak Bertanding Ikut Meramaikan

Tingginya antusiasme tidak hanya terlihat dari peserta yang turun bertanding. Warga yang RW-nya tidak mengirimkan pemain pun turut hadir untuk memberikan dukungan kepada peserta dari wilayah lain.

Hal tersebut menunjukkan bahwa turnamen Desa Rancabungur Cup I mampu menarik perhatian masyarakat sekaligus menciptakan suasana kebersamaan di tengah rangkaian peringatan HUT RI.

“Banyak masyarakat yang wilayahnya pun tidak mengirimkan pemain ternyata juga datang mendukung wilayah yang lain yang mengirimkan pemain,” ungkap Saepudin.

Melihat respons tersebut, Saepudin berharap penyelenggaraan Desa Rancabungur Cup dapat terus dikembangkan sehingga pada pelaksanaan berikutnya bisa berlangsung lebih meriah.

GOM RW 11 Disiapkan sebagai Lokasi yang Lebih Representatif

Untuk penyelenggaraan berikutnya, Pemerintah Desa Rancabungur memiliki opsi menggunakan Gelanggang Olahraga Masyarakat (GOM) di RW 11.

Saepudin menilai fasilitas tersebut memiliki sejumlah keunggulan yang dapat menunjang kenyamanan pemain maupun penonton, termasuk area parkir dan kapasitas gedung yang lebih memadai.

“Ke depan kita bisa pergunakan GOM yang berada di RW 11. Saya yakin lebih representatif, lahan parkirnya enak, gedungnya memadai,” katanya.

Selain menjadi tempat pertandingan, GOM tersebut diharapkan dapat memberikan ruang yang lebih nyaman bagi pemain untuk beristirahat maupun bagi masyarakat yang datang menyaksikan pertandingan.

Baca juga: HUT Pramuka ke-65 di Rancabungur Diikuti 60 Regu, LT II Jadi Jalan Menuju Lomba Tingkat Kabupaten Bogor

Desa Rancabungur Cup Diharapkan Jadi Agenda Tahunan

Saepudin menegaskan, turnamen ini tidak semata-mata berorientasi pada hasil pertandingan. Lebih jauh, kegiatan tersebut diharapkan menjadi sarana memperkuat silaturahmi, kebersamaan, sportivitas, dan pembinaan olahraga masyarakat.

Dengan enam RW yang berpartisipasi pada penyelenggaraan perdana, Desa Rancabungur Cup I memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi agenda olahraga tahunan dengan cakupan peserta dan kemeriahan yang lebih besar.

“Ini merupakan ajang silaturahmi warga masyarakat Desa Rancabungur,” pungkas Saepudin.

Penyelenggaraan Desa Rancabungur Cup I menjadi salah satu warna dalam perayaan HUT ke-81 RI di tingkat desa. Semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui olahraga yang mampu mempertemukan dan menggerakkan masyarakat. (Juna)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *