BOGOR, Kobra Post Online – Pemerintah Desa Rancabungur, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, menggelar tasyakuran dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. Kegiatan berlangsung di Aula Desa Rancabungur dengan suasana penuh khidmat dan kebersamaan, Minggu (16/8/2026) malam.
Kepala Desa Rancabungur, Saepudin, mengatakan tasyakuran tersebut merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk rasa syukur atas kemerdekaan Indonesia.
“Ini merupakan agenda rutin setiap HUT RI. Kebetulan tahun ini HUT RI ke-81. Kita acara tasyakuran, bersyukur kepada Allah SWT atas alam kemerdekaan,” ujar Saepudin kepada Kobra Post Online.
Selain doa bersama, kegiatan juga diwarnai dengan tradisi membawa tumpeng dari masing-masing wilayah RW. Dari total 11 RW di Desa Rancabungur, sebanyak 9 RW turut mengirimkan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas nikmat kemerdekaan.
Saepudin menegaskan, tradisi tersebut bukan perlombaan maupun kewajiban yang dipaksakan kepada masyarakat, melainkan bentuk partisipasi dan kebersamaan warga yang telah menjadi rutinitas setiap tahun.
Dalam tasyakuran tersebut, Pemerintah Desa Rancabungur turut mengundang berbagai unsur masyarakat dan lembaga desa. Di antaranya Camat Rancabungur, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua MUI Desa beserta pengurus, tokoh masyarakat, tokoh agama, para amil, Ketua BPD beserta anggota, Ketua LPM beserta anggota, perangkat desa, TP PKK, Karang Taruna, kader Posyandu serta unsur masyarakat lainnya.

Baca juga: Desa Rancabungur Cup I Resmi Digelar, Enam RW Adu Strategi di Turnamen Bulu Tangkis HUT RI ke-81
Puncak HUT RI Desa Rancabungur Digelar 29 Agustus
Saepudin mengungkapkan, tasyakuran tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT RI ke-81 di Desa Rancabungur. Adapun acara puncak dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 29 Agustus 2026, dengan rangkaian kegiatan yang melibatkan masyarakat dari pagi hingga malam hari.
Kegiatan akan diawali dengan karnaval budaya dari masing-masing RW. Peserta akan memulai perjalanan dari wilayah RW masing-masing dan kemudian berakhir di Kantor Desa Rancabungur.
Setelah karnaval, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai kreasi seni anak-anak pada siang hingga sore hari. Selanjutnya, setelah waktu istirahat dan salat, acara kembali dilanjutkan pada malam hari.
“Acara resmi itu sambutan, pembagian hadiah, penghargaan kepada wilayah-wilayah RW, RT yang berprestasi,” jelas Saepudin.
Malam harinya juga akan diisi dengan penampilan karya seni dan budaya yang melibatkan berbagai kelompok masyarakat, mulai dari remaja, ibu-ibu hingga orang tua.
Menurut Saepudin, rangkaian kegiatan tersebut menjadi momentum bagi warga untuk mempererat silaturahmi sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat dalam menampilkan kreativitas dan potensi seni budaya lokal.

Baca juga: Jelang HUT RI ke-81, Camat Rancabungur Kukuhkan 28 Anggota Paskibra, Siap Kibarkan Merah Putih di Cimulang
Kades Rancabungur Ajak Warga Jaga Persatuan
Dalam momentum HUT RI ke-81, Saepudin mengajak seluruh masyarakat Desa Rancabungur untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan.
Ia menilai komunikasi dan musyawarah menjadi kunci dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat maupun antarlembaga.
“Apapun permasalahan, kita cepat musyawarahkan, cari mufakat, cari solusi, cari jalan terbaiknya. Karena itu kuncinya,” katanya.
Saepudin juga menekankan bahwa pembangunan Desa Rancabungur bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah desa atau kepala desa. Menurutnya, diperlukan kolaborasi antara pemerintah desa, lembaga kemasyarakatan dan seluruh warga.
“Intinya mari kita bangun Rancabungur ini dengan sama-sama. Bukan hanya pemerintahan desa, apalagi khususnya kepala desa, ya harus kita sama-sama dengan lembaga dan masyarakat yang ada di Desa Rancabungur,” pungkasnya.
Peringatan HUT RI ke-81 di Desa Rancabungur diharapkan tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi momentum memperkuat gotong royong, persatuan, kepedulian sosial dan kebersamaan masyarakat dalam membangun desa. (Juna)












