BOGOR, Kobra Post Online – Peringatan Hari Pramuka ke-65 tahun 2026 di Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, menjadi momentum penting bagi pembinaan generasi muda. Selain upacara peringatan, Kwartir Ranting (Kwarran) Rancabungur juga menggelar Lomba Tingkat (LT) II yang diikuti 60 regu Pramuka dari kalangan pelajar.
Kegiatan LT II menjadi salah satu agenda penting dalam pembinaan anggota Pramuka di Kecamatan Rancabungur. Dari 60 regu yang berkompetisi, nantinya akan dipilih regu terbaik untuk mewakili Kwarran Rancabungur menuju Lomba Tingkat III di Kabupaten Bogor.
Rangkaian kegiatan diawali dengan upacara HUT Pramuka ke-65 di Lapangan Cimulang pada 14 Agustus 2026, kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan LT II di Omera Land. Lomba tersebut dijadwalkan berlangsung hingga 15 Agustus 2026.
Sekretaris Kwartir Ranting Rancabungur, Rahmat Hidayat, mengatakan peringatan HUT Pramuka tahun ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi bagian dari evaluasi pembinaan kepramukaan di tingkat gugus depan.
“Alhamdulillah, hari ini tanggal 14 Agustus kami Pengurus Kwartir Ranting Rancabungur bisa melaksanakan HUT Pramuka ke-65 tahun 2026 di tingkat kecamatan,” ujar Rahmat, Jumat (14/8/2026)
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap rangkaian kegiatan, mulai dari Forkopimcam Rancabungur, pemerintah desa, hingga berbagai instansi terkait.

Baca juga: Camat Rancabungur Klarifikasi Video Viral Imbauan Bendera Merah Putih: Sosok yang Intimidasi Bukan Pegawai Kecamatan
60 Regu Ramaikan Lomba Tingkat II Rancabungur
Antusiasme peserta didik mengikuti kegiatan kepramukaan terlihat dari jumlah peserta LT II tahun ini. Tercatat sebanyak 60 regu mengikuti perlombaan, terdiri dari 30 regu putra dan 30 regu putri.
Rahmat menjelaskan, LT II memiliki arti penting dalam proses pembinaan Pramuka. Kegiatan tersebut menjadi salah satu tolok ukur untuk melihat sejauh mana pembinaan yang dilakukan di masing-masing gugus depan.
“Lomba tingkat ini merupakan acuan terhadap keberhasilan pembinaan yang ada di gugus depan. Nantinya regu yang terbaik akan berlanjut ke Lomba Tingkat III di tingkat Kabupaten Bogor,” jelasnya.
Dengan demikian, LT II bukan sekadar ajang kompetisi antarpeserta, tetapi juga menjadi kesempatan bagi anggota Pramuka untuk menunjukkan kemampuan, kedisiplinan, kerja sama tim, kepemimpinan dan keterampilan yang telah diperoleh selama mengikuti pembinaan.
Pramuka Jadi Wadah Pembentukan Karakter Pelajar
Menurut Rahmat, tingginya minat pelajar terhadap kegiatan Pramuka menjadi sinyal positif bagi keberlangsungan pembinaan generasi muda di Kecamatan Rancabungur.
Ia menilai kegiatan kepramukaan memiliki peran penting dalam membangun karakter peserta didik, terutama dalam hal kedisiplinan, kemandirian, kepemimpinan, tanggung jawab dan kemampuan bekerja sama.
Pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan juga telah menghasilkan anggota Pramuka Garuda, mulai dari golongan Siaga, Penggalang hingga Penegak.

Baca juga: HUT Pramuka ke-63, Kwarran Rancabungur Gelar Jambore dan Upacara Meriah
Rahmat menyebut prestasi anggota Pramuka tidak hanya terlihat dalam kegiatan kepramukaan. Sejumlah anggota yang mendapatkan pembinaan juga mampu melanjutkan pendidikan ke berbagai jenjang, termasuk SMP negeri, SMA negeri hingga perguruan tinggi negeri.
“Alhamdulillah, hasil daripada pembinaan tersebut, anggota-anggota Gerakan Pramuka, khususnya Pramuka Garuda, bisa diterima di SMP Negeri, SMA Negeri maupun Universitas Negeri,” ungkapnya.
Pramuka Berprestasi Diharapkan Semakin Termotivasi
Dalam kesempatan tersebut, Rahmat juga menyampaikan informasi yang diterimanya terkait adanya dorongan agar anggota Pramuka Garuda atau anggota Pramuka berprestasi mendapatkan peluang lebih besar dalam proses seleksi pada institusi tertentu.
Ia menegaskan bahwa hal tersebut masih menjadi harapan dan pihaknya berharap kebijakan yang memberikan apresiasi terhadap prestasi anggota Pramuka dapat terealisasi sesuai aturan yang berlaku.
Menurutnya, peluang tersebut dapat menjadi motivasi tambahan bagi para pelajar untuk lebih serius mengikuti pembinaan dan kegiatan kepramukaan.
“Ini bagian daripada motivasi anggota-anggota Gerakan Pramuka agar lebih giat lagi berkegiatan Pramuka,” katanya.

Baca juga: 86 Pramuka Kota Bogor Dilepas ke Jambore Nasional XII 2026, Ada Peserta Berkebutuhan Khusus
Kepengurusan Baru Diharapkan Bawa Terobosan
Momentum HUT Pramuka ke-65 juga bertepatan dengan masa transisi kepengurusan Kwarran Rancabungur. Kepengurusan periode 2023-2026 telah berakhir dan selanjutnya akan memasuki kepengurusan baru.
Rahmat berharap kepengurusan berikutnya mampu menghadirkan berbagai program dan kegiatan yang semakin menarik bagi peserta didik maupun anggota dewasa.
“Harapan kami mudah-mudahan Gerakan Pramuka, khususnya di Kwartir Ranting Rancabungur, lebih giat lagi. Kegiatan untuk peserta didik maupun anggota dewasa lebih bagus dan lebih semarak,” tuturnya.
Ia juga berharap gerakan Pramuka di Rancabungur dapat terus menjadi bagian penting dalam membangun generasi muda yang memiliki karakter kuat dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Menuju Generasi Muda Berkarakter dan Indonesia Emas
Lebih jauh, Rahmat berharap arah pembangunan pendidikan nasional dapat terus memberikan ruang bagi pendidikan karakter dan pengembangan potensi peserta didik.
Menurutnya, Gerakan Pramuka memiliki posisi strategis dalam mendukung lahirnya generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, disiplin, kemandirian dan jiwa kepemimpinan.
Peringatan HUT Pramuka ke-65 di Kecamatan Rancabungur akhirnya menjadi lebih dari sekadar seremoni tahunan. 60 regu yang mengikuti LT II menjadi bukti antusiasme pelajar terhadap kegiatan kepramukaan sekaligus bagian dari proses mencari regu terbaik untuk melangkah ke tingkat Kabupaten Bogor.
Bagi Kwarran Rancabungur, semangat tersebut diharapkan terus tumbuh sehingga pembinaan Pramuka semakin aktif, kompetitif dan mampu mencetak generasi muda berkarakter menuju Indonesia Emas. (Juna)












