Scroll untuk baca artikel
Pemerintahan

Tanggapi Keluhan Warga, Pemdes Rancabungur Bersama UPT Infrastruktur VIII Parung Tambal Jalan Berlubang

499
×

Tanggapi Keluhan Warga, Pemdes Rancabungur Bersama UPT Infrastruktur VIII Parung Tambal Jalan Berlubang

Sebarkan artikel ini
Kepala Desa Rancabungur, Saepudin, saat meninjau penambalan jalan. (Foto: Dok. Junaedi).

BOGOR, Kobra Post Online – Menanggapi keluhan warga soal jalan berlubang, Pemerintah Desa Rancabungur, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, bersama Unit Pelaksana Teknisi (UPT) Infrastruktur Jalan dan Jembatan Wilayah VIII Parung melakukan penambalan.

Penambalan itu dilakukan di sepanjang Jalan Raya Semplak Gerendong tepatnya di wilayah Desa Rancabungur.

Kepala Desa Rancabungur, Saepudin mengatakan bahwa setelah menerima keluhan warga, Pemerintah Desa Rancabungur segera mengirimka surat ke UPT Infrastruktur Jalan dan Jembatan Wilayah VIII Parung guna dilakukan penambalan jalan.

“Alhamdulillah surat yang kami kirimkan langsung direspon oleh UPT, dan pada hari ini kami sedang mengawal pelaksanaan penambalan jalan,” kata Saepudin kepada Kobra Post Online, Rabu (4/6).

Baca juga: Rutinitas Kegiatan Kepala Desa Rancabungur: Aktif Terjun ke Lapangan Sentuh Langsung Masyarakat

Saepudin menyebut, ada beberapa titik jalan berlubang dengan kedalaman yang berbeda-beda di sepanjang jalan tersebut. Menurutnya, sempat beberapa kali terjadi pemotor terjatuh karena menghindari lobang.

“Jalan berlubang itu ditambal dengan hotmix, mudah-mudahan ini bisa memberikan rasa aman untuk pengguna jalan terutama pengendara motor,” ungkapnya.

Baca juga: Berbusana Adat Sunda, Kecamatan Rancabungur Gelar Upacara Peringatan HJB ke-543

Ia menjelaskan bahwa selain melakukan penambalan, UPT Infrastruktur Jalan dan Jembatan Wilayah VIII Parung juga melakukan pemeliharaan badan jalan di sepanjang Jalan Lingkar Rancabungur.

“Saya ucapkan terima kasih kepada kepala UPT yang sudah melaksanakan kegiatan ini. Ke depan, akan ada pemeliharaan Jalan Raya Semplak Gerendong oleh Dinas PUPR Kabupaten Bogor,” tutup Saepudin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *