Scroll untuk baca artikel
Info Bogor

Camat Tanah Sareal Beberkan Bencana Alam di Wilayahnya

2542
×

Camat Tanah Sareal Beberkan Bencana Alam di Wilayahnya

Sebarkan artikel ini
Camat Tanah Sareal
Camat Tanah Sareal Kota Bogor, Sahib Khan.

BOGOR, Kobra Post Online – Pasca bencana tembok roboh yang terjadi di RT 03 RW 05, Jalan Dadali Kelurahan Tanah Sareal, Kota Bogor. Pihak Kecamatan Tanah Sareal bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) langsung terjun ke lokasi untuk melakukan penanganan tanggap darurat.

“Akses jalan warga yang tertimbun oleh puing reruntuhan tembok pool bus sudah dibersihkan,” kata Camat Tanah Sareal Sahib Khan kepada Kobra Post Online, Kamis (2/9).

Sahib menjelaskan, dalam musibah itu lima orang terluka akibat tembok milik pool Bus DAMRI roboh yang menimpa tiga rumah warga yaitu rumah Asep, Kusnadi dan Saeful.

Pada saat itu, sambungnya, korban terluka langsung dibawa ke Rumah Sakit Salak, dan satu orang luka parah karena kepalanya bocor terkena serpihan kaca.

“Sekarang juga masih diperban dan masih harus kontrol ke Puskesmas. Bantuan dari Dinsos Kota Bogor sudah disalurkan kepada keluarga korban,” ujar Sahib.

Selain menimpa rumah warga, lanjut Camat, tembok itu roboh menimpa tiang listrik.

“Dikhawatirkan tiang listrik  itu masih ada aliran listriknya dan bisa membahayakan warga yang melintas, namun kini sudah diperbaki oleh petugas dari PLN,” ucapnya.

Sahib menambahkan, bencana alam di wilayah Tanah Sareal juga terjadi di Kelurahan Kencana RW 01, yaitu rumah longsor menimpa rumah yang ada di bawahnya.

“Untuk warga yang rumahnya tertimpa longsor, BPBD sudah mengajukan Huntara (Hunian Sementara). Korban diminta mengontrak rumah selama tiga bulan dengan biaya ditanggung Pemkot Bogor. Dinsos juga sudah menyalurkan bantuan Natura kepada para korban,” jelasnya.

Baca juga: Camat Tanah Sareal Ajak Warganya Peduli Kebersihan

Masih soal bencana, Sahib menuturkan, bahwa bencana alam merupakan teguran dari yang maha kuasa yaitu Allah SWT. Untuk itu, ia mengingatkan tentang kepedulian warga terhadap lingkungan.

“Jangan biarkan saluran air tersumbat yang bisa menyebabkan banjir dan longsor. Saatnya masyarakat tanggap terhadap penyebab bencana. Jangan buang sampah sembarangan termasuk membuang sampah ke sungai,” ingatnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *