Program Ekonomi Pangan Tingkatkan Hasil Panen Hingga 25%

oleh -1.114 views
Program Ekonomi Pangan

CIREBON, Kobrapostonline.com – Korps Pembinaan Masyarakat Badan Pemelihara Keamanan Polri (Korbinmas Baharkam Polri), Asisten Staf Khusus Wakil Presiden (Asstafsus Wapres) RI, Ikhsan Abdullah dan Forum Komunikasi Doa Bangsa (FKDB) bersama sama mewujudkan Program Solidaritas Sosial Korbinmas Baharkam Polri guna memenuhi kebutuhan ekonomi pangan mandiri, Senin (18/05/2020).

Dirbintibmas Korbinmas Baharkam Polri, Brigjen. Pol. Drs. H. Tajuddin, M.H. mengatakan, pihaknya memiliki Program Ekonomi Mandiri Pangan untuk memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri. Diharapkan, program ini bisa membantu meringankan masyarakat terdampak Covid-19. Dengan cara mengajarkan teknik budidaya tanam padi yang efektif dan efisien dalam rangka memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

Setelah melakukan berbagai diskusi yang melibatkan FKDB on farm, Asstafsus Wapres RI dan Bhabinkamtibmas (Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat). Akhirnya pada Sabtu (15/02/2020) lalu, diputuskan untuk melakukan percobaan penanaman padi dengan membangun ekosistem yang didukung teknologi pupuk futura serta nutrisi esensial.

Uji coba yang dikolaborasikan dengan program Ekonomi Mandiri Pangan ini, akhirnya membuahkan hasil setelah 90 hari. Terbukti, hari ini, Senin (18/05/2020), telah terselenggara panen raya padi yang menjadi proyekl uji coba kedua pihak itu.

Ikhsan Abdullah menyebut, panen perdana dari lahan seluas 10 Ha dengan tipe padi varitas inpari 30 ini. Sebelumnya hanya menghasilkan sekitar 4 sampai 5 ton saja. Saat ini, dengan teknologi dan ekosistem baru, panen mencapai 7,5 hingga 8 ton per bahu atau meningkat sekitar 25%.

Baca juga : Presiden Jokowi Pantau Penyerahan BST Di Kantor Pos Juanda Bogor

“Ini sekaligus dalam rangka mendukung program kerja Wapres yang berkualitas di bidang industri pertanian dalam meningkatkan produktivitas ketahanan pangan yakni dengan memperkuat ketahanan pangan masyarakat dalam kondisi pandemi Covid-19,” ujar Ikhsan.

Ikhsan menambahkan, ke depannya, akan diupayakan unuk menggandeng Perbankan Nasional, Kementerian Pertanian. Badan Usaha Logistik (Bulog) serta pemilik sawah dengan konsep maro, mertelu, maupun merpat dengan menerapkan sistem syariah.

Reporter          : Surya Suep

Editor              : Yaso

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *