BOGOR, Kobra Post Online – Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai hari pertama masuk sekolah pasca libur Idulfitri di SDN Bubulak 2, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor. Tradisi tahunan Murak Kakaren Lebaran kembali digelar, menghadirkan momen spesial halalbihalal sekaligus menikmati beragam makanan khas Lebaran.
Kegiatan yang berlangsung di halaman sekolah ini disambut antusias oleh seluruh siswa. Mereka membawa aneka kue Lebaran dari rumah, mulai dari nastar, kastengel, hingga jajanan tradisional yang kemudian dinikmati bersama teman dan guru.
Tak hanya siswa, para orang tua juga terlihat ikut meramaikan suasana, menjadikan acara ini sebagai ajang silaturahmi yang hangat antara sekolah dan keluarga.
Kepala SDN Bubulak 2, Dede Mulyanah, mengungkapkan bahwa tradisi Murak Kakaren Lebaran selalu menjadi momen yang paling dinanti siswa setiap tahunnya.
“Setiap habis Lebaran, yang paling ditunggu anak-anak itu bukan hanya masuk sekolah, tapi momen makan bersama dan saling berbagi. Ini yang membuat mereka semangat kembali ke sekolah,” ujar Dede kepada Kobra Post Online, Senin (30/3).

Baca juga: Program Panji di SDN Bubulak 2: Bentuk Karakter Siswa Lewat Mengaji
Ia menegaskan, kegiatan sederhana ini justru memiliki dampak besar terhadap pembentukan karakter siswa.
“Dari hal sederhana seperti berbagi makanan, anak-anak belajar empati, kebersamaan, dan saling menghargai. Nilai-nilai ini yang tidak tergantikan,” katanya.
Salah satu guru SDN Bubulak 2 juga menyebut suasana acara berlangsung penuh kehangatan dan keceriaan.
“Suasananya benar-benar beda, anak-anak lebih ceria, lebih akrab. Bahkan ada yang sengaja membawa makanan favorit untuk dibagikan ke teman-temannya,” ungkapnya.

Baca juga: Wali Kota Bogor Lantik Dua Direksi Baru Perumda Tirta Pakuan, Fokus Akselerasi IPAL 2027
Sementara itu, seorang orang tua siswa mengaku terharu melihat kebersamaan yang tercipta.
“Jarang ada momen seperti ini. Anak-anak bukan hanya makan, tapi belajar berbagi. Ini yang bikin kami sebagai orang tua merasa kegiatan ini sangat berarti,” tuturnya.












