Menurut Andry, tim tangkas ini bekerja sehari dua kali partroli yakni pukul 09:00 hingga pukul 12:00 WIB dan pukul 14:00 hingga 18:00. Bahkan tim ini tetap bekerja pada Sabtu dan Minggu, karena saat weekend ini potensi gangguan keamanan, kebersihan dan kenyamanan (K3) cukup tinggi.
“Kami bekerja konsisten. Konsisten untuk terus memonitor persoalan dan menyelesaikan persoalan. Tim ini bentuk ikhtiar Pemkot Bogor membangun sistem. Patroli ini jawaban atas keinginan warga untuk melihat sampah lebih cepat diangkut, parkir liar digeser dan berbagai kesemrawutan,” paparnya.
Baca juga: Super Jendela Tunggal Talas Bogor, Mudahkan Warga Akses Berbagai Aplikasi
Dirinya menjamin Tim Tangkas ini rutin berpatroli. Tidak saja pada waktu yang sudah ditentukan, melainkan juga siap merespon aduan warga yang masuk via WA +6281196000060 (SiBadra) atau sosial media instagram @timtangkas_kotabogor.
“Patroli kami ini jadwalnya rutin dan kontinyu. Tidak boleh hanya sesekali. Kedua, ada personel yang didedikasikan dari dinas terkait. Ketiga, tidak hanya sekedar menggeser atau mengingatkan tetapi juga langsung eksekusi disitu,” tegasnya.

Lebih jauh Andry memaparkan permasalahan K3 ini merupakan permasalahan penting yang harus segera ditanggulangi secara konsisten dan kontinyu. Makanya patrol rutin bila tidak sedang ada aduan masyarakat fokus ke ruas jalan dan kawasan di kota Bogor, seperti Jl. Ir. H. Djuanda (SSA), Jl. Pajajaran, kawasan Sukasari, Surya Kencana, hingga Jalan Abddullah Bin Nuh. Namun saat ini aduan cukup banyak, sehingga Tim Tangkas menyelesaikan aduan masyarakat terlebih dahulu.
“Saat ini selain spanduk caleg, banyak aduan tentang PKL yang berjualan diluar zonasinya. Begitu juga dengan mobil jualan di pinggir jalan,” ungkapnya.












