Penghargaan yang diraih ini, menurutnya, tidak terlepas dari kerja keras, semangat dan sinergitas semua pihak di Kota Bogor.
Ia berharap, kenaikan peringkat mampu menjadi motivasi bagi semua pihak untuk tetap konsisten. Serta bekerja keras dalam kebersamaan sebagai ikhtiar memenuhi hak-hak anak dan perlindungannya di dalam seluruh aspek kehidupan anak di Kota Bogor.
Namun pada saat bersamaan dirinya juga menyadari dan meyakini beratnya tantangan ke depan. Peningkatan predikat dari Madya ke Nindya, membuat pekerjaan rumah yang harus dihadapi Pemerintah Kota Bogor maupun jajaran DP3A Kota Bogor bersama pihak-pihak lainnya sebagai Kota Layak Anak akan semakin banyak. Untuk itu diperlukan energi, kerja keras dan kerja sama yang lebih baik lagi di waktu-waktu mendatang.
Menurut Iceu, predikat Kota Layak Anak pada dasarnya merupakan sebuah alat kontrol. Inilah mekanisme yang dapat dipergunakan untuk menilai setiap upaya mewujudkan kehidupan anak-anak yang terjamin hak-hak hidup dan tumbuh kembangnya secara kondusif, serta terlindungi dari berbagai hambatannya.
Dengan Kota Layak Anak ini, akan terukur sampai sejauh mana pemerintah, masyarakat dan seluruh unsur atau para stakeholders responsif dalam melaksanakan pemenuhan hak anak serta perlindungan khusus anak.
“Penghargaan KLA predikat Nindya yang diraih Kota Bogor tahun 2022 akan kami jadikan motivasi bagi Pemerintah Kota Bogor. Khususnya DP3A untuk berusaha dalam mewujudkan predikat Kota Layak Anak,” jelasnya. Selamat Kota Bogor! Semoga peringkat ini akan meningkat lagi di tahun depan berkat kerja keras, terpadu dan kompak yang konsisten dari semua pihak. (Advertorial)












