Scroll untuk baca artikel
Info Bogor

IPSM Rancabungur Jemput Lansia Untuk Rekam e-KTP

3073
×

IPSM Rancabungur Jemput Lansia Untuk Rekam e-KTP

Sebarkan artikel ini
ipsm

BOGOR, Kobra Post Online – Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Kecamatan Rancabungur Kabupaten Bogor membantu para wanita lanjut usia untuk perekaman e-KTP di Desa Bantarjaya Rancabungur.

Ibu Ani (84) salah satu lansia yang merupakan warga RT 03 RW 11 Desa Bantarjaya belum mempunyai e-KTP. Sehingga susah untuk mendapatkan bantuan dari Pemerintah.

“Kita mencari data dulu. Hari Seninnya kita datang untuk menjemput. Itupun kita koordinasikan ke keluarganya terlebih dulu. Kita jemput memakai kursi roda. Karena kendaraan desa sedang dipakai ke Rumah Sakit. Terpaksa kita menggunakan angkutan umum,” ungkap Yati Sumiati selaku Ketua IPSM di ruang rapat Desa Bantarjaya, Rabu (23/2/2022).

Kader IPSM berkoordinasi dengan RT dan RW setempat serta Pemerintah Desa, berinisiatif untuk membantu kepengurusan administrasi kependudukan.

“e-KTP sangat penting, agar nanti bisa mendaftar BPJS kesehatan gratis dan mengajukan bantuan pangan untuk lansia,” katanya.

Yati menjelaskan, lansia ini mengalami sakit pada dadanya sebab sempat terjatuh. Pihaknya berkoordinasi dengan Puskesmas Bantarjaya untuk melakukan pengecekan.

“Kita meminta kepada dokter untuk mengecek lansia tersebut, pasca pemeriksaan harus ada pengobatan. Sedangkan ia belum mempunyai BPJS, sementara berobat di Puskesmas terlebih dahulu,” jelasnya.

Sebelumnya, lanjutnya, keluarga dari Ani mengetahui bahwa ia belum melakukan perekaman e-KTP. Padahal identitas kependudukan itu sangat penting.

“Bagaimana  mau dapat bantuan, belum punya KTP. Apalagi ini sudah lansia yang sangat membutuhkan bantuan,” tukasnya.

Baca juga : Desa Bantarsari Rancabungur Lakukan Percepatan Vaksinasi

Terakhir Ketua IPSM mengimbau, pengurus RT RW agar lebih peka terhadap warganya. Supaya melakukan pendataan bagi masyarakat yang belum memiliki e-KTP.

“Seharusnya bisa melakukan pendataan bagi warga yang belum memiliki e-KTP dan kartu keluarga. Mungkin saja dari pihak warga tidak ada yang melapor,” pungkasnya.

Reporter          : Junaedi

Editor              : Yaso

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *