Scroll untuk baca artikel
Info Bogor

Festival Flora, Mengukuhkan Bogor Pusat Flora

6083
×

Festival Flora, Mengukuhkan Bogor Pusat Flora

Sebarkan artikel ini
Festival Flora

BOGOR, Kobra Post Online – Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim meresmikan Bogor Flora Festival 2022 pada Jumat (26/8). Dengan tema ‘Pride of Buitenzorg’, festival yang berlangsung sampai 4 September 2022 di Mall Boxies 123 ini, memamerkan beragam tanaman hias. Acara itu digelar oleh Asosiasi Tanaman Hias bekerja sama dengan Pemerintah Kota Bogor.

Berbagai kegiatan diagendakan pada festival ini. Mulai dari pameran, bursa tanaman hias, serta kontes aneka tanaman hias seperti Sansevieria, Aglonema, Kuping Gajah dan Aroids atau Monstera atau Philodendron. Juga diramaikan oleh 70 stand penjual tanaman hias yang menjajakan berbagai jenis tanaman. Deretan tanaman cantik dipajang sehingga menarik dan memanjakan mata para pengunjung.

“Ini merupakan ajang para pegiat tanaman hias memperkenalkan tanaman hias yang jadi kebanggan Kota Bogor kepada khalayak,” ujar Djojohadi Haristiono Eko Putro, ketua penyelenggara.

Menurutnya, festival ini juga pameran berskala internasional yang dilakukan untuk mengukuhkan kembali Kota Bogor sebagai pusat dari perkembangan flora di Indonesia bahkan dunia. Oleh karenanya, ia berharap dukungan Pemerintah Kota Bogor untuk menjadikan event ini masuk ke dalam “calender of event”-nya Kota Bogor atau bahkan nasional. Juga berharap event ini dapat membantu pemulihan ekonomi lewat perluasan kesempatan kerja, penguatan UMKM khususnya tanaman hias, serta peningkatan sektor pariwisata tanaman hias.

Kota Bogor Pusat Flora

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim mengibaratkan Bogor Flora Festival sebagai ‘lebarannya’ para petani, pecinta, penggemar dan pemulia tanaman hias. Festival ini sekaligus memperbaiki kondisi ekonomi di era pandemi dan menyisakan tiga usaha yang selamat, masing-masing sport equipment, healthy, food and drink dan tanaman hias.

“Potensi ekonomi dari tanaman hias dunia, ada sekitar puluhan hingga ratusan triliun per tahun, dan Indonesia baru berhasil mengekspor tanaman hias kurang lebih di angka 170 miliar per tahun. Ini menjadi potensi yang bisa di kedepankan untuk menambah potensi perputaran ekonomi Indonesia, yang pasti jangan hanya Tomohon yang selama ini dikenal sebagai daerah yang memiliki festival tanaman hias. Ke depan Bogor juga harus memiliki lebarannya para penggemar tanaman hias,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *