Dongeng Boneka Warnai Peringatan Isra Mikraj SDN Margacinta 02

Peringatan Isra Mikraj tingkat SDN Margacinta 02. (Foto: Dok. Juna).

BOGOR, Kobra Post Online – Sekolah Dasar Negeri (SDN) Margacinta 02, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, menggelar peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW. Dalam kegiatan ini, para siswa diajak menghayati makna Isra Mikraj melalui pesan yang disampaikan oleh pendongeng boneka, Kak Ade.

Peringatan Isra Mikraj yang berlangsung di ruang kelas ini diikuti oleh seluruh siswa, mulai dari kelas 1 hingga 6. Selain itu, orang tua siswa juga tampak hadir mengikuti kegiatan tersebut.

Kepala SDN Margacinta 02, Ujang Suyaman, mengatakan bahwa pihaknya sengaja kembali mendatangkan pendongeng boneka. Hal itu bertujuan agar anak-anak tidak bosan dalam menerima penyampaian materi seputar Isra Mikraj.

“Alhamdulillah, kami kembali mendatangkan pendongeng boneka, tahun ini kami mengundang Kak Ade bersama boneka Panji, harapannya anak-anak mudah menerima materi yang disampaikan,” kata Ujang kepada Kobra Post Online disela-sela kegiatan, Senin (26/1).

Kepala SDN Margacinta 02, Ujang Suyaman (kiri), pendongeng boneka, Kak Ade (kanan).
Baca juga: SDN Margacinta 02 Ajarkan Siswa Jaga Kebersihan Lewat Program Sekolah Bersih Istimewa

Menurut Ujang, peringatan Isra Mikraj sebagai momentum refleksi perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW dalam satu malam untuk menerima perintah salat lima waktu, sekaligus meningkatkan keimanan atas kekuasaan Allah SWT.

“Maka dari itu, kami berharap siswa dapat meningkatkan ketaatan, menjaga salat, dan meneladani Akhlakul Karimah Rasulullah SAW,” harapnya.

Jajaran guru bersama Kak Ade.
Baca juga: Tingkatkan Kedisiplinan Siswa, SDN Margacinta 02 Gelar Persari dan Perjusa

Sementara itu, Kak Ade juga mengaku senang bisa memberikan materi kepada siswa SDN Margacinta 02. Untuk menarik perhatian anak-anak, ia membawa boneka bernama Panji sebagai perantara dongeng.

“Semoga, anak-anak dapat memaknai peringatan Isra Mikraj. Saya melihat mereka sangat semangat dan antusias,” katanya.

Penulis: JunaEditor: Iyan Sofyan