Dirjen PAUD Dikdasmen : Ajarkan Anak Tematik Terkait Covid-19

oleh -1.759 views
Anak belajar di rumah

JAKARTA, Kobrapostonline.com – Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah (Plt Dirjen PAUD Dikdasmen), Harris Iskandar, berharap pembelajaran di rumah jangan hanya berfokus pada pencapaian akademik atau kognitif saja. Guru dan orang tua harus memberikan pendidikan yang bermakna, termasuk memahami pandemik Covid-19.

Harris juga mengimbau kepala Dinas Pendidikan agar membuat aturan lebih detail tentang metode pembelajaran di rumah selama masa pandemik Covid-19.

“Harus disampaikan ke anak sehingga dia paham. Jangan hanya tugas melulu. Berikan pendidikan yang bermakna,” ujar Harris dalam konferensi video daring bersama media di Jakarta, Selasa (24/03/2020).

Ia mengatakan, konsep pembelajaran yang tidak hanya fokus pada akademik atau kognitif itu sesuai dengan moda asesmen yang akan menggantikan ujian nasional (UN), yaitu Asesmen Kompetensi dan Survei Karakter.

“Asesmen Kompetensi dan Survei Karakter lebih menitikberatkan pada penalaran dan bukan capaian pemahaman materi mata pelajaran,” kata Harris.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus, Praptono mengatakan, sebaiknya dinas pendidikan dapat membuat surat edaran yang lebih detail mengenai pembelajaran daring di rumah.

“Jangan terlalu berfokus pada aspek akademik, tapi ada penekanan pada life skill, karakter, dan sebagainya. Ini output yang baik untuk kita bicarakan ke depannya,” tuturnya.

Baca juga : UN Tahun 2020 Resmi Dibatalkan

Menurut Praptono, kurangnya persiapan guru dalam menghadapi sistem pembelajaran daring (online) menjadi salah satu faktor hambatan dalam pembelajaran di rumah. Namun, ia mengakui hal ini bisa menjadi peluang bagi guru untuk mengembangkan diri.

“Ini suatu hal yang mendadak, di mana guru dipaksa melakukan pembelajaran online yang sebelumnya tidak pernah dipersiapkan oleh guru. Ini menjadi peluang bahwa masa pandemik Covid-19 menjadi momen bagi guru untuk melakukan pembelajaran yang slama ini diharapkan,” ungkapnya.

Sementara itu, lanjutnya, untuk menyiapkan guru-guru agar mampu menguasai pembelajaran daring, Ditjen GTK Kemendikbud terus berpacu dengan waktu. Meskipun metode pembelajaran tatap muka tidak bisa dilakukan saat ini, proses untuk menyiapkan guru dengan pembelajaran daring terus dilakukan.

“Apalagi Ditjen GTK akan meluncurkan portal atau web agar guru-guru dari berbagai daerah bisa berbagi praktik baik dalam menjalankan pembelajaran daring. Saat ini Ditjen GTK tengah menjaring aspirasi dari para guru melalui laman kompetensi.kemdikbud.go.id. Di laman itu, guru bisa mengisi formulir mengenai kesulitan apa saja yang mereka hadapi dalam menjalankan pembelajaran,” pungkas Praptono.

Reporter : Rangga A.

Editor : Yaso

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *