APDESI Nanggung Layangkan Surat ke Bupati Bogor dan PT Antam

oleh -454 views
APDESI Nanggung
Jani Nurjaman Ketua APDESI Nanggung dan Kepala Desa Kalong Liud

BOGOR, Kobrapostonline.com – APDESI (Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia) Kecamatan Nanggung Kabupaten Bogor telah melayangkan surat kepada Bupati Bogor dan PT Antam (Aneka Tambang) Tbk, terkait keluhan dan aspirasi masyarakat Nanggung pasca bencana alam awal tahun 2020 lalu.

Jani Nurjaman Ketua APDESI Kecamatan Nanggung mengatakan, ada tiga tuntutan yang disampaikan dalam surat tersebut. Pertama, transparansi tentang hak warga Kecamatan Nanggung sesuai dengan Undang-undang Nomor 40 tahun 2004.

“Yang kami tanyakan ini adalah sejauh mana tanggung jawab sosial lingkungan dari PT Antam terhadap masyarakat Nanggung. Karena tanggung jawab sosial lingkungan itu merupakan kewajiban. Wajib sifatnya, itu harus diberikan kepada daerah sekitar kegiatan perusahaan,” katanya, Kamis (13/02) lalu.

Yang kedua, lanjut Jani, mempertanyakan sejauh mana program kemitraan yang telah terjalin dan berjalan.

“Tentunya tujuan program kemitraan itu untuk membantu warga. Seperti memberi usaha, pinjaman modal atau hal lainnya melalui program itu,” tuturnya.

Dan tuntutan ketiga, tambah Jani yang juga Kepala Desa (Kades) Kalong Liud, terkait anggaran khusus di bidang pendidikan, kesehatan, sosial dan program pembinaan  kemasyarakatan.

“Ini juga kami tidak tahu ada berapa persen yang diberikan dari CSR itu. Inilah yang kami pertanyakan di dalam surat tersebut,” terangnya.

Selain itu, imbuh Jani, pihaknya juga mempertanyakan terkait perekrutan tenaga kerja bagi warga sekitar yang kurang transparan, khususnya di PT Antam. Menurutnya, sebagian besar masyarakat tidak tahu kalau misalkan ada perekrutan tenaga kerja.

“Akhirnya tenaga kerja di PT Antam selalu di kirim dari Jakarta, yang notabene bukan warga dari Kecamatan Nanggung. Itu yang kami ketahui dan berdasarkan hasil diskusi dengan seluruh kepala desa, kami neting ada berapa persen di masing-masing desa ini yang di sebut karyawan PT Antam. Belum lagi tenaga kerja outsourcing,” imbuhnya.

Baca juga : Pongkor Ditargetkan Menjadi Unesco Global Geopark

Jani juga mengajak kepada PT Antam untuk duduk bersama membangun komunikasi dan persepsi untuk membahas kedua item itu. Tentunya untuk mencarikan solusi bagaimana cara mensejahterakan rakyat Nanggung melalui program CSR sesuai peraturan yang berlaku.

“Itulah yang kami sampaikan di dalam forum APDESI. Sejauh ini kami masih menunggu respon dari pihak terkait,” pungkasnya.

Reporter : Andres

Editor : Rangga A.

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *