Scroll untuk baca artikel
Info Bogor

Camat Wahid : Merubah Perilaku PKL Butuh Kesabaran

2583
×

Camat Wahid : Merubah Perilaku PKL Butuh Kesabaran

Sebarkan artikel ini
Camat Wahid
Camat Bogor Tengah Abdul Wahid saat menyisir kawasan Suryakancana. (Foto : Dok. Yaso)

BOGOR, Kobra Post Online – Keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Suryakancana Bogor Tengah Kota Bogor membuat pusing Camat Bogor Tengah Abdul Wahid.

Pasalnya, kawasan yang baru di revitalisasi oleh Pemerintah Kota Bogor itu padat oleh para PKL yang menggelar dagangannya di Pedestrian bahkan badan jalan.

Sudah dua hari Camat Wahid menyisir kawasan Suryakancana. Ia mengerahkan para Lurah, Satpol PP, Kasi Kecamatan dan Kelurahan serta staf, melakukan penertiban PKL di kawasan itu.

Menurut Wahid, butuh kesabaran, keikhlasan, waktu dan persamaan persepsi untuk merubah perilaku PKL yang selama ini membuat kumuh dan kotor.

“Insya Allah, secara perlahan mereka akan menyadari bahwa kehadiran kami bukan untuk melarang mereka mencari nafkah. Tetapi untuk mengarahkan dan menempatkan para PKL di tempat yang lebih layak. Sehingga tidak mengganggu mayarakat lainnya serta membuat lingkungan menjadi bersih dan tertata rapih,” tulisnya di akun Instagram pribadinya @abdulwahid4401 yang di posting Selasa (8/3/2022) siang.

Kawasan Suryakancana ini memang mendapat perhatian serius Wali Kota Bogor Bima Arya. Bahkan, saat melantik 172  pejabat struktural di lingkungan Pemkot Bogor pada 25 Februari 2022 lalu. Bima mewanti-wanti agar ruang-ruang publik di kawasan Suryakancana jangan ada yang dibajak oleh pihak-pihak tertentu.

Baca juga : Pemkot Bogor Akan Buka Kembali PTM Terbatas

Camat Wahid
Kondisi kawasan Suryakancana, Bogor Tengah, Kota Bogor

Revitalisasi Kawasan Suryakancana oleh Pemerintah Kota Bogor menggunakan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang bersumber dari Pemerintah Pusat.

Anggaran PEN untuk penataan kawasan Suryakencana sebesar Rp 31 Miliar. Dana itu merupakan pinjaman yang harus dibayarkan melalui APBD selama 8 tahun ke depan.

Reporter          : Yaso

Editor              : Rangga A.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *