BOGOR, Kobra Post Online – Pemerintah Kabupaten Bogor mulai melakukan sinkronisasi pembangunan daerah dengan mega proyek National Sport Center yang akan dibangun di Kecamatan Rancabungur. Proyek pusat olahraga nasional ini digadang-gadang menjadi salah satu kawasan sport center terbesar di dunia dan diproyeksikan mendongkrak ekonomi Kabupaten Bogor.
Dikutip dari antaranews.com, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Bogor, Bambang Setia Aji, mengatakan proses perencanaan yang dilakukan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) ditargetkan rampung pada tahun ini.
“Dari Pak Sekjen Kemenpora menyampaikan bahwa proses perencanaan akan diselesaikan tahun ini,” ujar Bambang di Cibinong, Selasa.
Menurutnya, Pemkab Bogor kini mulai menyesuaikan rencana pembangunan infrastruktur daerah agar terintegrasi dengan master plan kawasan National Sport Center yang tengah disusun pemerintah pusat.
Sinkronisasi tersebut dinilai penting agar pembangunan jalan, akses transportasi, hingga infrastruktur penunjang lainnya dapat mendukung kawasan sport center secara maksimal.
“Kami berharap proses perencanaan dari pemerintah pusat bisa segera diketahui. Jadi pembangunan jalan maupun infrastruktur lainnya di Kabupaten Bogor sudah menyesuaikan dengan site plan mereka,” katanya.
Baca juga: Sport Center Terbesar di Dunia Dibangun di Rancabungur! Pemkab Bogor Siap Panen Ekonomi Baru
Bambang menambahkan, hasil final perencanaan dari pemerintah pusat nantinya akan menjadi dasar penyusunan arah pembangunan daerah Kabupaten Bogor pada tahun 2027.
“Kalau hasil perencanaan mereka sudah selesai, itu menjadi dasar buat kita untuk penyesuaian pembangunan 2027,” jelasnya.
Sebelumnya, Rudy Susmanto mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Bogor telah menyiapkan lahan sekitar 750 hektare di Kecamatan Rancabungur untuk mendukung pembangunan pusat olahraga nasional tersebut.
Kawasan yang disiapkan berada di Desa Cimulang dan Desa Candali. Dari total lahan itu, sekitar 500 hingga 600 hektare akan digunakan untuk pembangunan sport center, sekitar 100 hektare untuk kawasan Universitas Pertahanan, dan sekitar 50 hektare untuk perluasan kawasan Kopassus.
Baca juga: Program Satu Hektare Hutan Kota: Kecamatan Rancabungur Bersama Bapperida Kabupaten Bogor Tanam 600 Pohon di Rawayan
Rudy menegaskan, proyek National Sport Center sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah pusat, baik dari sisi pembangunan maupun pendanaan.
“Mudah-mudahan di 2026, maksimal 2027, sport center terbesar di dunia di Rancabungur tahapannya dapat segera dilaksanakan,” kata Rudy.
Pemkab Bogor berharap kehadiran National Sport Center tidak hanya menjadi pusat pembinaan atlet bertaraf internasional, tetapi juga mampu membuka lapangan kerja baru, meningkatkan investasi, serta menggerakkan pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah barat Kabupaten Bogor.












