BOGOR, Kobra Post Online – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, meresmikan gedung baru SMK Kesatuan Bogor di Jalan Raya Pajajaran, Komplek Pulo Armen, Baranangsiang, Bogor Timur, Senin (28/4).
Gedung tersebut khusus diperuntukkan bagi program studi perhotelan dan kuliner, dua sektor yang dinilai strategis dalam penyerapan tenaga kerja profesional.
Dedie menyatakan, sektor perhotelan dan kuliner sangat dibutuhkan di Indonesia, terutama untuk mengantisipasi tantangan penyerapan tenaga kerja.
“SMK harus mempersiapkan semua itu. Tidak hanya memenuhi kebutuhan dalam negeri, saya juga mendorong agar SMK Kesatuan mampu menjawab kebutuhan tenaga kerja di luar negeri, khususnya di Jepang, Jerman, dan negara lainnya,” ujar Dedie kepada wartawan usai peresmian.
Ia menambahkan, penting bagi sekolah menyesuaikan kurikulum dengan permintaan pasar global. Salah satu contohnya adalah kebutuhan tenaga kerja sektor hospitality di Jepang.
“Selain keterampilan teknis, siswa juga harus dibekali kemampuan berbahasa dan pemahaman budaya negara tujuan. Dengan begitu, setelah lulus, mereka bisa langsung mendapatkan sertifikat dan siap bekerja,” kata Dedie.

Menurut Dedie, peluang kerja di luar negeri menjadi strategi untuk meningkatkan daya saing sumber daya manusia Indonesia.
Baca juga: SMK Golden Bentuk Karakter Siswa Jadi Lebih Baik Melalui SmartTren Ramadan
Ia berharap, SMK Kesatuan mampu mencetak lulusan Kota Bogor yang berkualitas dan mampu bersaing di pasar global.
Menjawab pertanyaan mengenai upaya mengantisipasi pengangguran, Dedie menegaskan, pendidikan vokasi seperti SMK menjadi salah satu solusi konkret.
“Salah satu caranya adalah dengan menyiapkan tenaga kerja yang siap berkontribusi bagi bangsa dan negara, tanpa harus menunggu lama melalui jalur perguruan tinggi,” ujar Dedie.






