Percepatan Pembangunan Agar Kota Bogor Dapat Berlari

oleh -987 views

BOGOR, Kobrapostonline.com – Dirjen Perimbangan Keuangan Kemenkeu memberi masukkan agar Kota Bogor kedepannya harus memiliki banyak perubahan. Pertama modalitas dan yang kedua menjalankan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 49 tahun 2017 tentang pembangunan LRT (Light Rail Transportation) yang lelangnya akan dilaksanakan tahun ini.

Demikian dikatakan Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim dalam acara Sosialisasi Obligasi Daerah di Paseban Sri Bima, Balai Kota Bogor, Selasa (30/04/2019). Hadir dalam kegiatan itu, Dirjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan RI Astera Primanto Bhakti, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Ade Sarip Hidayat dan para pimpinan perangkat daerah.

Pemerintah, lanjut Dedie, memberikan alternatif pendanaan untuk pelaksanaan pembangunan prasarana dan penyelenggaraan sarana LRT terintegrasi. Jumlah pengguna LRT perhari mencapai 120 ribu orang. Sedangkan stasiun akhirnya, direncanakan di stasiun Baranangsiang.

“Tanpa ada LRT saja sudah macet apalagi ada LRT. 30 persen dari mereka diprediksi akan pindah dari commuter line ke LRT,” ujarnya.

Ia menyatakan, secara de facto Kota Bogor adalah Ibu Kota Indonesia karena Presiden menetap dan  melaksanakan tugasnya di Kota ini. Untuk itu, percepatan pembangunan harus dilakukan.

“Agar Kota Bogor dapat berlari kami melakukan komunikasi dengan Dirjen Perimbangan Keuangan Daerah. Bertanya mengenai formulasi atau rumus apa, agar Kota Bogor dapat berlari,” kata Dedie.

Dia menyatakan, selain berkoordinasi dengan Dirjen Perimbangan Keuangan, Pemkot Bogor telah melakukan pertemuan dengan banyak pihak, seperti Jasamarga, PT KAI, PT Inkai dan lain-lain membahas mengenai moda transportasi alternatif.

“Kira-kira ada tidak alternatif untuk Kota Bogor. Solusinya adalah adanya monorail yang melintas di Kota Bogor. Untuk monorail ini dibutuhkan anggaran sekitar Rp. 700 miliar. Maka dari itu Bapenda harus berusaha mencari,” katanya.

(red)

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *