BOGOR, Kobra Post Online – Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kota Bogor Denny Mulyadi memastikan Bumi Perkemahan (Buper) Pramuka Kota Bogor yang berlokasi di Desa Sukadamai, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, ditargetkan mulai dapat difungsikan pada tahun 2026.
Kepastian tersebut disampaikan Denny Mulyadi usai melakukan peninjauan langsung ke lokasi bumi perkemahan, Minggu (1/2/2026). Peninjauan dilakukan bersama jajaran pengurus Kwarcab Pramuka Kota Bogor sebagai langkah awal percepatan pemanfaatan aset organisasi.
Denny menjelaskan, lahan bumi perkemahan tersebut telah memiliki hak guna pakai dari Pemerintah Kota Bogor sejak tahun 2024, dengan luas mencapai sekitar 17.140 meter persegi. Perencanaan pengembangan kawasan ini bahkan telah dirintis sejak masa kepemimpinan Ketua Kwarcab sebelumnya, Dedie Rachim.
“Insya Allah awal tahun ini akan kita mulai dengan pekerjaan cut and fill, kemudian dilanjutkan pembangunan sejumlah fasilitas penunjang seperti MCK, musala, dan sarana lainnya,” ujar Denny, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kota Bogor.

Dalam peninjauan tersebut, Denny didampingi Wakil Ketua Bidang Usaha dan Kemitraan Yuno Abeta Lahay, Wakil Ketua Bidang Humas dan IT Herman Indrabudi, Sekretaris Roni Kunaefi, serta pengurus Kwarcab Pramuka Kota Bogor lainnya.
Jadi Pusat Kegiatan Pramuka dan Masyarakat
Menurut Denny, pembangunan Bumi Perkemahan ini merupakan jawaban atas kebutuhan dan harapan anggota Pramuka Kota Bogor yang selama ini mendambakan fasilitas perkemahan mandiri dan representatif.
Ke depan, kawasan tersebut diproyeksikan menjadi pusat kegiatan Pramuka, sekaligus ruang aktivitas luar ruang yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat umum.
“Lahan ini bukan hanya untuk kegiatan internal Pramuka, tetapi juga bisa menjadi pusat kegiatan edukatif dan rekreatif yang bermanfaat bagi masyarakat luas,” jelasnya.
Fokus Perencanaan 12 Bulan, Buka Kolaborasi Pihak Ketiga
Untuk tahap awal, Denny menegaskan pihaknya akan memprioritaskan perencanaan matang dan koordinasi lintas sektor. Dalam kurun waktu 12 bulan ke depan, Kwarcab Pramuka Kota Bogor menargetkan seluruh konsep pemanfaatan lahan dapat dirampungkan.
Selain itu, Kwarcab juga membuka peluang kerja sama dengan pihak ketiga dalam pembangunan sarana dan prasarana fisik.
“Target kami dimulai dari perencanaan yang kuat. Mudah-mudahan dalam 12 bulan ke depan perencanaan pemanfaatan ini bisa rampung, lalu kita optimalkan dengan pihak-pihak yang bisa bekerja sama,” tambahnya.
Terbuka untuk Pramuka Luar Daerah
Lebih lanjut, Denny Mulyadi menegaskan bahwa Bumi Perkemahan ini tidak bersifat eksklusif bagi Pramuka Kota Bogor saja. Fasilitas tersebut nantinya juga dapat digunakan oleh satuan Pramuka dari luar daerah, sehingga mampu menghidupkan ekosistem kegiatan kepramukaan dan aktivitas luar ruang yang positif.
“Pengurus Kwarcab Pramuka Kota Bogor periode 2022–2027 berkomitmen mengakselerasi program kerja agar lebih progresif dan berdampak nyata,” tegasnya.
Dengan hadirnya fasilitas Bumi Perkemahan yang memadai, Denny berharap kualitas pembentukan karakter generasi muda melalui Gerakan Pramuka di Kota Bogor semakin meningkat, sekaligus membawa organisasi menjadi lebih maju dan profesional.





