Walikota Bogor Perintahkan Inspektorat Audit Gedung DPRD

oleh -1.669 views
Pupung W. Purnama

BOGOR, Walikota Bogor Bima Arya memerintahkan Inspektorat mengaudit  proses pembangunan Gedung DPRD Kota Bogor di Jalan Pemuda Tanah Sareal yang runtuh.

“Saya perintahkan Pak Pupung melakukan audit secara finansial. Diperiksa lagi semuanya, dibuka lagi dokumennya. Apakah perencanaannya yang salah, apakah pelaksanaannya atau bahkan pengawasannya yang salah?,” tandas Bima saat melantik dan mengambil sumpah 64 pejabat struktural atau jabatan tinggi pratama dilingkungan Pemerintah Kota Bogor.

Walikota Bogor Perintahkan Inspektorat Audit Gedung DPRD
Pupung W. Purnama saat dilantik

Diantara 64 pejabat yang dilantik yaitu Pupung W. Purnama menjabat sebagai Inspektur Kota Bogor, yang sebelumnya menjabat Camat Bogor Barat. Sedangkan jabatan Camat Bogor Barat diisi oleh An An Andri Hikmat mantan Plt Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).

Pada kesempatan itu, Bima juga memerintahkan kepada Dinas Perumahan dan Permukiman (Perumkim) untuk mengaudit secara fisik bangunan Gedung DPRD Kota Bogor tersebut.

“Lihat semua tiang, lihat semua dinding agar tidak membahayakan keselamatan rekan-rekan DPRD,” katanya.

Sedangkan Pupung mengatakan langkah awal setelah dilantik, dirinya akan melakukan konsolidasi di internal Inspektorat. Kemudian, selanjutnya akan melakukan langkah-langkah sesuai perintah Walikota yaitu mengaudit pembangunan Gedung DPRD Kota Bogor.

“Secepatnya kita akan lakukan audit. Tapi kami akan pelajari dulu permasalahannya. Karena saya baru dilantik, saya akan konsolidasi di internal dulu,” katanya.

Lebih lanjut  Pupung menjelaskan bahwa dirinya ingin menjadikan Inspektorat sebagai lembaga pembina bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Baca juga : Desa Situ Ilir Ikut Lomba Posyandu Tingkat Kecamatan

Dimana Inspektorat merupakan lembaga pemeriksa akan diubah menjadi lembaga yang melakukan upaya pembinaan. Agar program segala Pemerintah Kota Bogor berjalan sesuai dengan aturan yang ada.

“Kita akan berikan bimbingan dan bantuan teknis, serta memberi layanan konsultasi bagi OPD-OPD yang kaitannya dengan tata kelola keuangan sesuai aturan,” jelasnya.

Dinding Gedung DPRD Kota Bogor runtuh saat hujan deras dan angin kencang pada Sabtu 26 Oktober 2019 lalu. Material dinding menimpa kursi dan meja ruang rapat paripurna.

Beruntung peristiwa tersebut tidak memakan korban. Sebab saat kejadian, tidak ada aktivitas apapun diruangan tersebut.

Reporter : Rahmat

Editor : Yaso

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *