Scroll untuk baca artikel
Sorot Desa

Sosialisasi KRL Desa Rancabungur, Bentuk Kepengurusan Pengelola Lingkungan

1438
×

Sosialisasi KRL Desa Rancabungur, Bentuk Kepengurusan Pengelola Lingkungan

Sebarkan artikel ini
sosialisasi.
Sosialisasi Kampung Ramah Lingkungan di wilayah Desa Rancabungur (Foto: Dok. Junaedi-kobrapostonline.com).

BOGOR, Kobra Post Online – Sosialisasi Kampung Ramah Lingkungan (KRL) tingkat Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor kali ini digelar di Desa Rancabungur tepatnya di Musala Nurul Iman, Kampung Kebon Kelapa RT 02 RW 03.

Pendamping Lingkungan Hidup, Siti Fatimah mengatakan bahwa sosialisasi KRL ini bertujuan untuk memberikan informasi terkait banjir, longsor, dan penumpukan sampah.

“Bagaimana itu bisa terjadi dan bagaimana solusinya, jadi kita bentuk Kampung Ramah Lingkungan agar bisa mencegah seperti longsor, sampah di mana-mana. Maka akan dibentuk satu dusun satu RW,” kata Siti kepada Kobra Post Online seusai acara, Rabu (5/7).

Lanjut Siti, Kampung Ramah Lingkungan merupakan gerakan masyarakat dalam upaya perbaikan dan pengelolaan lingkungan di skala RW secara mandiri, terstruktur, dan berkelanjutan.

“Jadi, KRL itu kampung yang berbudaya dan berwawasan lingkungan. Adapun tujuannya yaitu mengedukasi masyarakat, membiasakan budaya ramah lingkungan, meningkatkan peran serta masyarakat, membentuk komunikasi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Baca juga: 2 Program Terbaru Desa Rancabungur, Tampung Aspirasi dan Dekatkan Diri

Ia menambahkan, sosialisasi KRL juga bertujuan untuk membentuk kelembagaan atau kepengurusan. Lewat kegiatan ini diharapkan dapat memperbanyak kader lingkungan. Misalnya KWT, Gapoktan, karang taruna, hingga posyandu. Lembaga ini nantinya menyusun program, melaksanakan kegiatan lingkungan secara terjadwal bersama-sama, menginitasi aturan lokal, hingga mengembangkan ekonomi kampung.

“Terbentuk kepengurusan itu, ada sampah, Pokja KRL sanitasi, dan konservasi penataan lingkungan. Awal pembentukan KRL itu maka harus dibentuk kepengurusannya terlebih dahulu,” jelasnya.

Kasi Kesra Desa Rancabungur, Muhammad Yanto menambahkan bahwa setelah sosialisasi KRL ini, desa akan membentuk kepengurusan terlebih dahulu. Pasalnya, masyarakat Kecamatan Rancabungur masih berada di tahap awal.

“Intinya saya ingin di lingkungan RW 03 ini terlihat rapih, mulai dari segi lingkungan, kesehatan, pendidikan dan perekonomiannya,” kata Yanto mewakili kepala desa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *