Scroll untuk baca artikel
Pendidikan

SDN Balungbang Jaya 3 Gelar Santunan Anak Yatim

124
×

SDN Balungbang Jaya 3 Gelar Santunan Anak Yatim

Sebarkan artikel ini
SDN Balungbang Jaya 3 Gelar Santunan Anak Yatim
Simbolis pemberian santunan oleh Kepala SDN Balungbang Jaya 3, Wulan Ratna Ningrum. (Foto: Dok. Junaedi).

BOGOR, Kobra Post Online – Sekolah Dasar Negeri (SDN) Balungbang Jaya 3, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, menggelar santunan anak yatim-piatu saat penutupan kegiatan Pesantren Kilat (Sanlat) pada Selasa (2/4).

Kepala SDN Balungbang Jaya 3, Wulan Ratna Ningrum mengatakan bahwa dalam penutupan Sanlat, sekolah menyantuni anak yatim-piatu yang terdiri dari siswa kelas I hingga kelas VI. Menurutnya, kegiatan ini rutin berjalan selama dirinya menjadi Kepala SDN Balungbang Jaya 3.

“Santunan ini sudah biasa kita laksanakan semenjak saya menjabat di sini. Alhamdulillah berarti kegiatan ini sudah ketiga kalinya dilaksanakan,” kata Wulan kepada Kobra Post Online di ruang kerjanya, Selasa (2/4).

Lanjut Wulan, pada bulan suci Ramadan tahun ini pihaknya memberikan santunan ke 12 siswa SDN Balungbang Jaya 3, berupa uang serta bingkisan.

Balungbang Jaya 3.
Santunan anak yatim-piyatu.

Ia juga menyebutkan, uang santunan itu berasal dari siswa yang dikumpulkan setiap hari melalui keropak.

“Uang itu dari siswa SDN Balungbang Jaya 3 yang setiap harinya kita edarkan keropak. Mereka menyisihkan uang jajannya untuk membantu teman-temannya yang yatim-piatu. Jadi dari siswa untuk siswa dalam rangka berbagi, sedangkan bingkisan dari komite sekolah,” ungkapnya.

SDN Balungbang Jaya 3 Gelar Santunan Anak Yatim
Penutupan kegiatan Sanlat.
Baca juga: DKPP Kota Bogor Gelar Sosialisasi Program Genius di SDN Balungbang Jaya 3

Mengenai Sanlat, dia menjelaskan, berlangsung selama enam hari, yaitu mulai Senin (25/3) hingga Kamis (28/3) dan Senin sampai Selasa (1-2/4).

“Tema dari Sanlat tahun ini adalah memperbaiki akhlak anak-anak dalam menghadapi era global. Agar para siswa memiliki mental yang kuat, dan supaya mereka paham apa yang harus dilakukan saat menghadapi masa depan nanti,” jelasnya.

“Semoga dengan adanya Sanlat, siswa bisa menerapkan ilmu yang didapat dalam kehidupan sehari-hari. Semoga akhlaknya semakin bagus, imannya semakin membaik, dan adanya perubahan dalam diri anak,” tambahnya mengakhiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *