Scroll untuk baca artikel
Sorot Desa

Rp 334 Juta Dana Desa Sukaraksa Untuk BLT

983
×

Rp 334 Juta Dana Desa Sukaraksa Untuk BLT

Sebarkan artikel ini
Rp 334 Juta Dana Desa Sukaraksa Untuk BLT
Pembagian BLT Dana Desa tahap kedua Desa Sukaraksa, Cigudeg, Kabupaten Bogor pada Jumat (7/7).

BOGOR, Kobra Post Online – Pemerintah Desa Sukaraksa Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogor mengalokasikan Dana Desa (DD) Rp 334.800.000 untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT).

Kepala Desa Sukaraksa, Dedi Bahtiar mengungkapkan, BLT Dana Desa Sukaraksa sudah disalurkan untuk tahap kedua yang diterima oleh 93 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

“Setiap KPM menerima Rp900 ribu. BLT yang dibagikan tahap kedua untuk bulan April, Mei dan Juni,” jelas Dedi kepada Kobra Post Online saat acara pembagian BLT kepada warganya di Kantor Desa Sukaraksa, Jumat (7/7).

Dedi Bahtiar mengutarakan, dari Dana Desa Sukaraksa tahun 2023 sebesar Rp 1,667 miliar dialokasikan untuk BLT sebesar Rp 334.800.000.

Pembagian BLT tahap kedua, lanjutnya, dilakukan pada awal Juli karena merupakan waktu yang sangat tepat. Sebab banyak warga membutuhkan dana untuk keperluan anaknya masuk sekolah di tahun ajaran 2023.

“Biasanya di bulan Juli banyak warga mendaftarkan anaknya masuk sekolah, tentunya butuh biaya untuk keperluan anak-anaknya. Seperti harus membeli seragam, tas, sepatu dan perlengkapan sekolah lainnya,” tutur Dedi.

Oleh karena itu, ia mengimbau kepada warga penerima BLT Dana Desa Sukaraksa untuk memanfaatkan bantuan dari pemerintah ini dengan sebaik-baiknya.

“Pergunakan uang itu untuk hal-hal yang bermanfaat bagi keluarga,” pesannya.

Baca juga: Dana Desa Cair, Pemdes Sukaraksa Salurkan BLT Rp 900 Ribu

Mengenai jumlah 93 KPM, Kades Sukaraksa itu mengatakan, untuk menentukan penerima BLT sudah melalui verifikasi yang melibatkan RT, RW, Kepala dusun dan lainnya.

“Kita dalam merealisasikan program-program pemerintah, baik pusat, provinsi dan pemerintah daerah selalu mengutamakan musyawarah. Termasuk  menentukan data penerima BLT yang dilakukan dengan musyawarah desa (musdes),” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *