Scroll untuk baca artikel
Info Bekasi

FPP Usulkan Program dan Dorong Perda Pesantren

2680
×

FPP Usulkan Program dan Dorong Perda Pesantren

Sebarkan artikel ini
FPP
Audensi FPP Kabupaten Bekasi bersama Ketua DPRD Kabupaten Bekasi BN Holik pada Rabu (18/5).

BEKASI, Kobra Post Online – Forum Pondok Pesantren (FPP) Kabupaten Bekasi telah mengajukan beberapa program terkait pondok pesantren.

Selain itu, forum ini juga mendukung terbitnya Peraturan Daerah (Perda) tentang Pondok Pesantren kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi.

“Kami telah melakukan silaturahmi dan audiensi dengan Ketua DPRD Kabupaten Bekasi BN Holik Qodratullah pada Rabu (18/5) lalu. Kita akan dorong penerbitan Perda Pesantren,” ungkap Ketua FPP Kabupaten Bekasi, KH M. Yasin, Lc, Sabtu (21/5).

Beberapa pengurus Forum Pondok Pesantren Kabupaten Bekasi turut hadir mendampingi M. Yasin dalam acara penyampaian aspirasi itu. Di antaranya KH Suryadi Jaini selaku Sekretaris, Bendahara KH Nasim Surahman, Ketua Bidang Ekonomi dan Pemberdayaan KH Uus, serta KH Bubun.

KH M. Yasin, Lc, menjelaskan, FPP Kabupaten Bekasi merupakan forum yang mewakili 289 pondok pesantren dari 23 kecamatan se-Kabupaten Bekasi.

“Dari 289 pondok pesantren yang ada di Kabupaten Bekasi, jumlah tenaga pendidiknya sebanyak 1.833 orang dan 28.147 santri,” jelasnya.

Menurut M. Yasin, pembuatan Perda Pesantren bertujuan agar Pemerintah Kabupaten Bekasi lebih memperhatikan pondok pesantren yang ada di Kabupaten Bekasi.

“Baik itu SDM (Sumber Daya Manusia)-nya, maupun sarana dan prasarananya. Alhamdulillah, Bapak Holik selaku Ketua Dewan mendukung dan menyambut baik dengan Perda Pesantren yang kami usulkan,” ujarnya.

Baca juga : Pemkab Bogor Segera Terbitkan Perda Pondok Pesantren
FPP

Usulan Program FPP Kabupaten Bekasi

Lanjut Ketua FPP itu, pihaknya juga mengajukan beberapa usulan yang menjadi program Forum Pondok Pesantren Kabupaten Bekasi kepada Ketua Dewan BN Holik. Di antaranya, meningkatkan mutu pendidikan pesantren, pelatihan ekonomi mandiri pesantren, membuat data visual dan potensi pesantren, membuat kampung santri Kabupaten Bekasi, dan lainnya.

“Usulan program-program itu, ada yang sudah terealisasi dan ada juga yang masih proses pelaksanaan. Harapan kami, semoga ke depannya Pemkab Bekasi bisa ikut mendorong dan membantu terwujudnya program-program yang kami usulkan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *