Scroll untuk baca artikel
Info Bogor

Ada “GAM” di Alun-alun Kota Bogor

354
×

Ada “GAM” di Alun-alun Kota Bogor

Sebarkan artikel ini
gam
Aksi GAM (Gerakan Aceh Mencukur) di Alun-alun Bogor. (Foto: Dok. Yaso-kobrapostonline.com).

BOGOR, Kobra Post Online – Mendengar nama GAM yang tesirat dalam ingatan adalah Gerakan Aceh Merdeka, tapi GAM disini adalah Gerakan Aceh Mencukur. Gerakan ini hadir di Alun-alun Kota Bogor selama sepekan kemarin.

Dia adalah Fajrin Dedi pemuda asal Aceh yang melakukan pertulangan hingga sampai ke Kota Bogor.  Dia membuka jasa cukur gratis sambil membuka pameran di Alun-alun Kota Bogor.

“Aku ini berasal dari Aceh, aku gemar melakukan pertulangan dengan bersepeda dan sudah beberapa kali berekspedisi dengan bersepeda, baik di dalam maupun luar negeri,” kata Fajrin Dedi dalam tulisannya yang dipampang di lokasi cukur gratis di Alun-alun tepatnya persis di depan Stasiun Bogor.

Fajrin Dedi mengatakan, bahwa keahliannya yaitu mencukur rambut . “Aku membuat kolaborasi antara hobi dan profesi, serta menjadikan  sebuah gerakan yang dinamakan GAM atau Gerakan Aceh Mencukur,” ucapnya.

gam.
Pameran dokumentasi foto dengan media anyaman bambu.
Baca juga: Ratusan Warga Bogor Antusias Saksikan Panggung Rekkam Art Festival

Menurut dia, kegiatan yang dilakukannya berpetualang sambil bersepeda sembari mencukur dimanapun tempat yang disinggahi.

Sambil mencukur rambut gratis, Fajrin Dedi menggelar pameran berisi informasi, dan dokumentasi perjalanannya berpetualang dengan sepeda ke berbagai daerah di tanah air.

Menariknya media pameran yang digunakan yaitu anyaman bambu. Terpampang di media anyaman bambu tersebut, foto-foto pertulangan Fajrin Dedi, termasuk foto foto sedang  mencukur rambut saat singgah di Sumatra, Sulawesi dan Jawa.

gam
Pameran foto aksi cukur gratis di berbagai daerah di tanah air.
Baca juga: Jelang Pendaftaran Pilpres, Polres Bogor Siapkan Personil Pengamanan

Pantauan Kobra Post Online, pameran perulangan Fajrin Dedi ini menarik perhatian pengunjung Alun-alun Kota Bogor.  Pengunjung tak hanya melihat foto foto dokumentasi yang dipampang di media anyaman bambu, warga pun memanfaatkan jasa cukur gratis.

“Kebetulan saya sedang mengasuh anak di Alun-alun ini. Saya melihat ada jasa cukur gratis, anak sayapun pengen cukur rambut,” kata Narti salah satu pengunjung alun alun sambil menunggu anaknya dicukur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *